Jakarta, FORTUNE — Industri otomotif Indonesia sedang memasuki fase baru dalam transisi kendaraan elektrifikasi. Jika sebelumnya battery electric vehicle (BEV) atau mobil listrik dianggap menjadi masa depan utama industri, kondisi pasar pada 2026 mulai menunjukkan arah yang lebih kompleks.
Di tengah kenaikan harga energi global dan perubahan perilaku konsumen, hybrid electric vehicle (HEV) justru mulai menunjukkan pertumbuhan yang lebih stabil dibanding sejumlah merek BEV.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan baru. Apakah benar HEV mulai menyalip BEV?
FORTUNE Indonesia edisi Mei 2026 membahas bagaimana perubahan pasar, strategi produsen, hingga perilaku konsumen mulai membentuk peta baru industri otomotif nasional.
