Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE) Raih Pendapatan Rp672,9 M, Ini Katalisnya

- JTPE membukukan penjualan Rp672,9 miliar pada semester I 2026, naik 1 persen secara tahunan, ditopang bisnis dokumen sekuriti senilai Rp607 miliar.
- Kenaikan permintaan e-KTP, komponen paspor ekspor, dan produk high security document mendorong pertumbuhan dokumen sekuriti 3,3 persen secara tahunan.
- Pasar domestik menyumbang Rp544 miliar atau 80,8 persen penjualan, sementara JTPE mengembangkan solusi RFID melalui perusahaan kongsi dengan mitra strategis Hong Kong.
Jakarta, FORTUNE - PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) meraih penjualan senilai Rp672,9 miliar pada semester-I 2026, naik 1 persen (YoY).
Kinerja tersebut didukung oleh linis bisnis dokumen sekuriti yang berkontribusi sebesar 90,3 persen terhadap total penjualan, yakni sebesar Rp607 miliar atau meningkat 3,3 persen (YoY). Pertumbuhan itu terjadi berkai kenaikan permintaan dokumen identitas seperti e-KTP, komponen paspor tujuan ekspor, dan produk high security document lain.
"Ke depan, kami terus melakukan beragam inovasi solusi dokumen sekuriti yang dapat memperkuat sumber pendapatan jangka panjang serta mengukuhkan daya saing kami sebagai penyedia dokumen sekuriti terintegrasi," kata Direktur Utama JPTE, Allan Wibisono Oei dalam keterangannya, Selasa (4/8).
Dari sisi wilayah penjualan, pasar domestik masih mendominasi 80,8 persen terhadap penjualan, dengan perolehan Rp544 miliar atau naik 2,6 persen (YoY). Sementara penjualan ekspor mencatatkan Rp129 miliar.
JTPE didirikan pada 1990 sebagai penyedia solusi percetakan sekuriti, mulai dari dokumen, label dan hologram, teknologi kartu (kartu pembayaran, sekuriti, kartu reguler), biro personalisasi, percetakan komersial berupa dokumen bisnis, promoplus, gameplus, dan label premium serta penyediaan teknologi informasi.
Di luar bisnis inti dokumen identitas, JTPE juga bergerak di bidang solusi keamanan terpadu lewat pengembangan teknologi RFID. Bisnis itu perseroan jalankan lewat perusahaan kongsi yang baru-baru ini dijalin dengan mitra strategis asal Hong Kong.
Secara umum, pilar bisnis perseroan terbagi jadi 4: pembayaran, identitas, perlindungan merek, dan juga percetakan komersial. Selain di Indonesia, produk perseroan juga sudah diekspor ke negara-negara di benua Asia, Afrika Australia, Amerika, dan Eropa.
Pada 2019, Toppan Security Co., Limited bergabung sebagai salah satu pemegang saham JTPE dengan kepemilikan sebesar 20 persen. Grup Toppan memiliki lebih dari 300 paten yang diajukan setiap tahun, sehingga akan berkontribusi terhadap penelitian dan pengembangan JTPE.


















