Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Kuasai 48% Pasar Emas RI, HRTA Masuk Indeks LQ45

Kuasai 48% Pasar Emas RI, HRTA Masuk Indeks LQ45
Produk EMASKU dari PT Hartadinata Abadi Tbk/Dok. Fortune IDN/Desy Y.
Intinya Sih
  • PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) resmi masuk indeks LQ45 BEI periode Mei–Juli 2026 setelah mencatat kinerja keuangan kuat dan menguasai 48,58% pasar emas Indonesia.
  • Sepanjang 2025, HRTA membukukan penjualan Rp44,55 triliun naik 144,4% dan laba bersih Rp978,5 miliar meningkat 121,3%, memenuhi seluruh kriteria inklusi LQ45 dari sisi fundamental dan likuiditas.
  • HRTA memperkuat posisi di ekosistem emas nasional lewat kemitraan dengan institusi keuangan serta ekspansi jaringan ritel dan brand HRTA Gold untuk memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, FORTUNE – Emiten produsen perhiasan emas, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) masuk ke dalam indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia (BEI) periode Mei–Juli 2026. Hal itu dicapai di tengah menguatnya kinerja keuangan perseroan pada 2025, di mana HRTA menguasai 48,58 persen pangsa pasar perhiasan serta emas batangan di Indonesia.

Dari sisi kinerja, HRTA mencatatkan penjualan 144,4 persen secara tahunan menjadi Rp44,55 triliun. Sedangkan laba bersih perseroan melonjak 121,3 persen menjadi Rp978,5 miliar.

Kinerja tersebut menjadi basis kuat yang mengantarkan HRTA memenuhi seluruh kriteria inklusi LQ45. BEI menyeleksi konstituen indeks ini berdasarkan empat pilar utama: kapitalisasi pasar free float yang besar, rasio free float di atas 10 persen, likuiditas transaksi di pasar reguler yang konsisten tinggi, serta kinerja fundamental perusahaan.

Empat kriteria tersebut mampu dipenuhi HRTA didukung oleh pertumbuhan laba bersih 121,3 persen dan kenaikan volume transaksi saham sepanjang 2025. Kehadiran di indeks yang hanya dihuni 45 saham paling likuid di BEI ini sekaligus membuka peluang masuknya investor institusi besar yang menjadikan LQ45 sebagai acuan alokasi portofolio, berpotensi mendorong likuiditas saham dan memperluas basis investor perseroan.

Direktur Utama HRTA, Sandra Sunanto, mengatakan LQ45 bukan sekadar pencapaian bursa, tapi cerminan bahwa pasar mempercayai HRTA sebagai bagian penting dari infrastruktur emas Indonesia.

β€œDi saat emas semakin relevan sebagai aset strategis, kami hadir dengan fondasi yang kuat. Dengan pangsa pasar hampir 50 persen di industri perhiasan dan emas batangan Indonesia, target kami bukan hanya tumbuh, tapi menjadi standar referensi industri emas Indonesia,” kata Sandra dalam keterangan tertulis, Senin (4/5).

Di sisi lain, HRTA terus memperdalam penetrasi pasar melalui kemitraan strategis dengan institusi keuangan dan bullion bank, seiring dengan upaya perseroan memperluas akses masyarakat terhadap emas sebagai instrumen perencanaan keuangan jangka panjang.

Direktur Investor Relations HRTA, Thendra Crisnanda menambahkan, masuknya HRTA ke dalam LQ45 adalah validasi atas kekuatan fundamental dan eksekusi strategi bisnis perseroan.

β€œKe depan, kami akan terus memperkuat peran HRTA dalam ekosistem emas nasional, termasuk melalui kemitraan dengan institusi keuangan dan bullion bank, sekaligus membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk menjadikan emas sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang," ujarmnya.

Sebagai pemain terintegrasi di segmen midstream hingga downstream industri emas, HRTA menjalankan operasi mulai dari sourcing, refining dengan standar kemurnian 99,99 persen, hingga distribusi melalui lebih dari 1.000 titik penjualan di seluruh Indonesia. Melalui payung HRTA Gold, perseroan menjamin setiap produk emas aman, asli, dan terpercaya.

Pada tahun ini, HRTA memfokuskan strategi pada penguatan brand HRTA Gold, ekspansi multi-channel, pendalaman jaringan ritel, dan peningkatan penetrasi segmen institusional β€” dengan target melanjutkan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

Share
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .
Follow Us

Related Articles

See More