Percepat Ekspansi, Artotel Group Target Buka 16 Hotel Baru Tahun Ini

- Artotel Group menargetkan membuka 16 hotel baru tahun ini untuk memperluas portofolio dan kehadiran di kota-kota strategis di Indonesia.
- Pipeline pengembangan Artotel Group mencapai 49 proyek, dengan mayoritas dijadwalkan mulai beroperasi pada periode 2027 hingga 2028.
- Perusahaan optimistis terhadap prospek industri hospitality dan mengungkapkan potensi konsep hotel terintegrasi untuk menopang bisnis secara berkelanjutan.
Jakarta, FORTUNE - Artotel Group ekspansi berkelanjutan di tengah berbagai dinamika ekonomi dalam negeri dan globa yang penuh ketidakpastian. Perusahaan menargetkan bisa kembali membuka 16 hotel baru tahun ini, guna memperluas portofolio dan memperkuat kehadiran di berbagai kota strategis di Indonesia.
Chief Operating Officer Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego, mengungkapkan rencana pembukaan 16 hotel baru ini merupakan bagian dari rencana jangka menengah Artotel dalam membangun jaringan hotel dan relevan dengan perubahan kebutuhan pasar.
“Tahun ini targetnya ada 16 hotel baru. Secara keseluruhan, pipeline pengembangan Artotel Group saat ini mencapai 49 proyek. Mayoritas dari proyek tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada periode 2027 hingga 2028,” ujar Eduard kepada Fortune Indonesia, Jumat (9/2).
Ekspansi ini akan menjangkau berbagai wilayah dengan potensi pertumbuhan pariwisata dan bisnis yang kuat, mulai dari Medan, Batam, Jakarta, Magelang, Wonosobo, Bali, kawasan Bromo, hingga Banjarbaru. Dari total portofolio yang dikembangkan, sekitar 90 persen akan dikelola langsung oleh Artotel Group, sementara sisanya beroperasi di bawah MaxOne serta beberapa brand operator lainnya.
Di tengah kondisi ekonomi global yang fluktuatif, ia optimistis terhadap prospek industri hospitality karena aktivitas ekonomi diyakini tidak pernah benar-benar berhenti. Bisnis akan terus bergerak, baik melalui adaptasi, transformasi, maupun ekspansi.
“Dalam situasi yang tidak pasti, kunci utama bagi perusahaan adalah kelincahan (agility), kepekaan terhadap perubahan, serta kemampuan membaca momentum dengan tepat. Itulah yang menjadi landasan strategi kami ke depan,” ujarnya.
Dari sisi pengembangan properti, Artotel Group mengungkapkan potensi konsep hotel terintegrasi dibandingkan hotel yang berdiri sendiri. Model ini dinilai mampu menghadirkan tingkat okupansi yang lebih stabil karena melayani segmen bisnis dan leisure secara bersamaan, sekaligus memperoleh dukungan trafik alami dari pusat perbelanjaan dan kawasan terpadu di sekitarnya.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu menopang bisnis secara berkelanjutan dan resilien dalam jangka panjang.
Pekan lalu, perusahan resmi mengoperasikan ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi, hotel berkonsep seni dan gaya hidup modern di kawasan timur Bekasi.
Hotel kedua hasil kolaborasi Kawan Lama Group, Sinar Mas Land, dan Artotel Group ini diresmikan melalui penandatanganan memorabilia dari masing-masing perusahaan. Terintegrasi langsung dengan pusat perbelanjaan Living World Grand Wisata, hotel ini hadir di kawasan Grand Wisata Bekasi sebagai destinasi gaya hidup baru yang memadukan seni, kenyamanan, dan kemudahan akses.


















