Pizza Hut Berganti Pemilik Global, PZZA Pastikan Operasional di RI Tetap Jalan

- Yum! Brands menjual bisnis global Pizza Hut senilai US$2,7 miliar kepada LongRange Capital untuk wilayah luar Cina, sementara operasional di Cina diambil alih oleh Yum China.
- PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) menegaskan operasional Pizza Hut Indonesia tetap normal tanpa perubahan pada perjanjian waralaba, struktur kepemilikan, maupun status emiten di Bursa Efek Indonesia.
- PZZA mencatat laba enam kuartal berturut-turut sejak kuartal IV 2024 dan berkomitmen melanjutkan ekspansi serta pertumbuhan bisnis dengan dukungan lebih dari 10.000 karyawan di 36 provinsi.
Jakarta, FORTUNE – PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), pemegang hak waralaba tunggal Pizza Hut di Indonesia, memastikan operasional dan strategi bisnis perseroan tetap berjalan normal meski terjadi perubahan kepemilikan bisnis Pizza Hut di tingkat global.
Hal ini disampaikan menyusul pengumuman Yum! Brands mengenai penjualan bisnis Pizza Hut senilai US$2,7 miliar. Dalam transaksi tersebut, bisnis Pizza Hut di luar Cina akan diakuisisi oleh LongRange Capital, sedangkan operasional di Cina akan diambil alih oleh Yum China melalui transaksi terpisah.
Manajemen PZZA menegaskan bahwa perubahan kepemilikan di tingkat prinsipal global tidak berdampak terhadap kegiatan usaha Pizza Hut Indonesia yang dikelola oleh PT Sarimelati Kencana Tbk, perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dan mayoritas dimiliki oleh pemegang saham Indonesia.
Perusahaan pun memastikan seluruh jaringan Pizza Hut Restaurant maupun Pizza Hut Delivery (PHD) tetap beroperasi seperti biasa. Hubungan dengan pelanggan, mitra usaha, serta implementasi strategi bisnis juga tidak mengalami perubahan.
Selain itu, perjanjian waralaba yang dimiliki perseroan tetap berlaku dan tidak terdapat perubahan pada struktur kepemilikan maupun status perusahaan sebagai emiten di Bursa Efek Indonesia. Dukungan operasional dan hubungan kerja dengan prinsipal global juga tetap berjalan selama masa transisi kepemilikan berlangsung.
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Sarimelati Kencana Tbk, Boy Lukito, mengatakan perseroan menyambut positif langkah strategis yang diambil Yum! Brands untuk memperkuat posisi Pizza Hut di pasar global.
"Kami menyambut baik langkah strategis yang diambil oleh Yum! Brands sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Pizza Hut secara global. Bagi Pizza Hut Indonesia, kinerja bisnis dan operasional tetap menunjukkan tren yang positif dalam beberapa kuartal terakhir,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6).
Menurutnya, perusahaan akan terus berkoordinasi dengan prinsipal selama masa transisi ini dan tetap fokus pada pelaksanaan strategi pertumbuhan di Indonesia.
Pizza Hut Indonesia diketahui menunjukkan pemulihan kinerja yang berkelanjutan, dengan dicatatkannya laba selama enam kuartal berturut-turut sejak kuartal IV 2024. Ini menandai semakin kuatnya momentum turnaround bisnis setelah sebelumnya menghadapi tantangan industri restoran.
Manajemen juga menyambut masuknya LongRange Capital sebagai pemilik baru Pizza Hut global di luar China. Berdasarkan informasi dari prinsipal global, LongRange memiliki fokus pada penguatan operasional, peningkatan pengalaman pelanggan, dan pertumbuhan jangka panjang melalui kemitraan erat dengan manajemen serta jaringan franchisee di berbagai negara.
Dengan dukungan lebih dari 10.000 karyawan yang tersebar di 36 provinsi serta pengalaman beroperasi lebih dari empat dekade di Indonesia, PZZA menyatakan akan tetap menjalankan agenda ekspansi dan pertumbuhan bisnis secara disiplin dan berkelanjutan.
Perseroan juga optimistis dapat mempertahankan posisi Pizza Hut sebagai salah satu pemain utama industri restoran di Indonesia, terlepas dari perubahan struktur kepemilikan merek Pizza Hut di tingkat global.


















