Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Produksi Sumur Semberah Elnusa Lampaui Target, Produksi Gas Naik 255%
Ilustrasi barge milik Elnusa (dok. Elnusa)
  • Elnusa mencatat hasil uji produksi Sumur Semberah-206 di Kutai Kartanegara melampaui target yang ditetapkan.
  • Produksi awal tercatat 5,36 MMSCFD gas dan 406 BOPD minyak, setara sekitar 255% dan 232% dari target.
  • Pengeboran memakai Rig EMR-001 berlangsung 45 hari dan mencatat 75.600 safe man hours sejak tajak sumur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling Anda soroti dari hasil Sumur Semberah-206?
Vote Now
4 Juni 2026

Elnusa memulai pengeboran Sumur Semberah-206 menggunakan Rig EMR-001.

19 Agustus 2026

Sumur Semberah-206 memasuki tahap uji produksi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling Anda soroti dari hasil Sumur Semberah-206?
Vote Now
  • What?
    Uji produksi Sumur Semberah-206 mencatat 5,36 MMSCFD gas dan 406 BOPD minyak, melampaui target awal.
  • Who?
    PT Elnusa Tbk sebagai drilling contractor dan PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga sebagai pemilik sumur terlibat dalam proyek ini.
  • Where?
    Sumur Semberah-206 berada di wilayah kerja PHSS Zona 9, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
  • When?
    Pengeboran dimulai pada 4 Juni 2026, diselesaikan dalam 45 hari, dan uji produksi dimulai pada 19 Agustus 2026.
  • Why?
    Hasil pengeboran menjadi bagian pekerjaan Elnusa untuk mendukung pengembangan dan optimalisasi aset hulu migas.
  • How?
    Elnusa melakukan pengeboran berarah menggunakan Rig EMR-001 hingga kedalaman akhir 11.685 ftMD dan menangani kondisi teknis, termasuk well control.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling Anda soroti dari hasil Sumur Semberah-206?
Vote Now

Elnusa membantu mengebor Sumur Semberah-206 milik PHSS di Kutai Kartanegara. Sumur itu diuji dan menghasilkan gas 5,36 MMSCFD serta minyak 406 BOPD. Hasilnya lebih besar dari target awal. Pengeborannya memakai Rig EMR-001, dimulai 4 Juni 2026, selesai dalam 45 hari, lalu diuji pada 19 Agustus 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling Anda soroti dari hasil Sumur Semberah-206?
Vote Now

Hasil Sumur Semberah-206 memberikan gambaran positif bagi portofolio drilling Elnusa karena uji produksi gas dan minyak berada di atas target awal. Pelaksanaan dengan Rig EMR-001 juga mencatat 75.600 safe man hours sejak tajak sumur, sementara perusahaan menyebut pengendalian risiko operasional tetap mencakup kondisi teknis, termasuk well control.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa yang paling Anda soroti dari hasil Sumur Semberah-206?
Vote Now

Jakarta, FORTUNE – PT Elnusa Tbk (ELSA) mencatat kenaikan hasil produksi pengeboran Sumur Semberah-206 (SEM-20-US) milik PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) Zona 9 di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, hingga di atas target yang ditetapkan.

Pada proyek tersebut, Elnusa bertindak sebagai drilling contractor dalam proyek tersebut dengan menggunakan Rig EMR-001. Pengeboran dimulai pada 4 Juni 2026 dan diselesaikan dalam 45 hari. Sumur kemudian memasuki tahap uji produksi pada 19 Agustus 2026.

Hasil pengujian menunjukkan, initial production sebesar 5,36 MMSCFD gas dan 406 BOPD minyak. Realisasi tersebut berada di atas target awal sebesar 2,1 MMSCFD gas dan 175 BOPD minyak. Dengan demikian, produksi gas mencapai sekitar 255% dari target, sedangkan produksi minyak mencapai 232%.

Sumur Semberah-206 dibor secara berarah hingga kedalaman akhir 11.685 ftMD. Produksi berasal dari layer F083A, I089A, dan I072A dengan kondisi tekanan reservoir yang mendukung produksi.

Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji mengatakan hasil pengeboran tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan dalam mendukung pengembangan dan optimalisasi aset hulu migas.

“Bagi Elnusa, operational excellence bukan hanya mengenai kemampuan menyelesaikan pengeboran dengan aman dan andal. Nilai tambahnya terletak pada bagaimana kompetensi, aset, teknologi, dan pengalaman yang kami miliki dapat mendukung pelanggan mengoptimalkan potensi aset dan produksi,” ujar Rustam dalam keterangannya dikutip Kamis (27/8).

Selain aspek produksi, pelaksanaan proyek juga mencakup pengendalian risiko operasional. Selama pekerjaan berlangsung, tim Elnusa menangani sejumlah kondisi teknis, termasuk well control. Hingga operasi berlangsung, Rig EMR-001 mencatat 75.600 safe man hours sejak tajak sumur.

DIketahui, bisnis drilling merupakan salah satu layanan dalam segmen Upstream Oil & Gas Services Elnusa. Layanan tersebut mencakup pekerjaan pengeboran untuk kegiatan eksplorasi, pengembangan lapangan, maupun optimalisasi produksi.

Perseroan menyatakan akan melanjutkan pengembangan layanan drilling melalui investasi teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dan optimalisasi aset. Langkah tersebut diarahkan untuk mengikuti kebutuhan pengeboran dan pengembangan aset migas di Indonesia.

“Ke depan, kami akan terus meningkatkan produktivitas dan competitiveness layanan drilling melalui penguatan teknologi, kompetensi SDM, serta optimalisasi aset,” kata Rustam.

Keberhasilan produksi Sumur Semberah-206 menambah portofolio pekerjaan drilling Elnusa di sektor hulu migas. Peningkatan aktivitas pengeboran dan pengembangan lapangan menjadi salah satu strategi untuk memperluas pekerjaan jasa hulu di tengah upaya peningkatan produksi migas nasional.

Pilih sorotan Anda dari proyek Sumur Semberah-206

Apa yang paling Anda soroti dari hasil Sumur Semberah-206?

See More
Produksi di atas target
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Pengendalian risiko operasional

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article