Karier Nanik di Badan Gizi Nasional dimulai saat ia dilantik sebagai Wakil Kepala BGN pada 17 September 2025 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2025.
Ia bertugas di bidang Komunikasi Publik dan Investigasi BGN serta terlibat dalam pengawasan pelaksanaan MBG, salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo.
Menurut Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Nanik banyak turun langsung ke lapangan untuk melakukan monitoring pelaksanaan program tersebut.
“Bu Nanik ini banyak melakukan kerja-kerja lapangan, melakukan monitoring-monitoring lapangan, dan juga banyak sudah menutup dapur-dapur yang tidak memenuhi syarat di lapangan,” ujar Dasco di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (2/6).
Pada 2 Juni 2026, Prabowo menunjuk Nanik sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana. Sementara posisi Wakil Kepala BGN yang sebelumnya ditempati Nanik, diisi oleh Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.
Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan kepemimpinan baru BGN diharapkan dapat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah.
“Kita semua berharap kepemimpinan yang baru dapat mempercepat pelaksanaan program-program prioritas, memperbaiki kinerja, meningkatkan tata kelola organisasi, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat, terutama dalam hal upaya peningkatan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia,” kata Prasetyo.