Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Profil Zhang Yiming, Pendiri ByteDance dan Orang Terkaya di Asia
Zhang Yiming (forbes.com)
  • Zhang Yiming, pendiri ByteDance yang menaungi TikTok dan Douyin, dinobatkan Bloomberg sebagai orang terkaya Asia.

  • Lulusan Nankai University ini mendirikan ByteDance pada 2012 setelah membangun 99fang.com.

  • Zhang mundur sebagai CEO pada 2021 tetapi tetap memegang sekitar 21% saham ByteDance.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE – TikTok dan Douyin telah menjadi dua platform media sosial populer dengan basis pengguna yang besar. Di balik kesuksesan keduanya terdapat Zhang Yiming, pendiri ByteDance, perusahaan teknologi yang menaungi TikTok dan Douyin.

Nama Zhang Yiming kembali menjadi sorotan setelah Bloomberg Billionaires Index menempatkannya sebagai orang terkaya di Asia pada Rabu (16/9). Ingih tahu mengenai sosok Zhang Yiming lebih lengkap? Berikut profil, perjalanan karier, serta total kekayaannya.

Profil Zhang Yiming

Zhang Yiming lahir pada 1 April 1983 di Fujian, China, dan tumbuh di Kota Longyan. Ia merupakan anak tunggal dari pasangan pegawai negeri.

Pada 2005, Zhang menyelesaikan pendidikan di bidang rekayasa perangkat lunak di Nankai University, Tianjin. Setelah lulus, ia mengawali karier sebagai insinyur di situs pencarian perjalanan Kuxun.com.

Pengalamannya di Kuxun membekali Zhang dengan kemampuan di bidang teknologi, penjualan, dan pengembangan produk. Bekal tersebut kemudian ia gunakan untuk membangun ByteDance.

Di bawah kepemimpinannya, ByteDance berkembang menjadi perusahaan teknologi yang menaungi sejumlah platform digital, termasuk TikTok dan Douyin. Kesuksesan ByteDance turut mengantarkan Zhang menjadi salah satu miliarder asal China.

Perjalanan karier Zhang Yiming

Pada 2009, Zhang Yiming mendirikan bisnis pertamanya, situs pencarian properti 99fang.com. Ia kemudian meninggalkan perusahaan tersebut pada 2012 untuk membangun ByteDance di Beijing.

ByteDance awalnya berfokus pada layanan agregasi berita melalui Toutiao. Platform tersebut berkembang pesat dan mencatat sekitar 13 juta pengguna aktif harian pada 2014.

Ekspansi ByteDance ke pasar global dimulai dengan peluncuran TopBuzz pada 2015. Dua tahun kemudian, perusahaan mengakuisisi agregator berita internasional News Republic.

ByteDance kemudian memperluas bisnisnya melalui berbagai platform digital, termasuk Douyin dan TikTok. Pertumbuhan kedua platform tersebut turut mendorong ByteDance menjadi salah satu perusahaan teknologi besar asal China dengan jangkauan pengguna global.

Mundur dari posisi CEO ByteDance

Zhang Yiming mengumumkan pengunduran dirinya sebagai CEO ByteDance pada Mei 2021. Dalam memo internal, ia menyebut lebih tertarik mempelajari strategi jangka panjang dan prinsip organisasi dibandingkan mengelola operasional perusahaan sehari-hari.

Pada November 2021, posisi CEO ByteDance resmi diserahkan kepada Liang Rubo, salah satu pendiri perusahaan sekaligus kolega lamanya. Meski tidak lagi memimpin operasional ByteDance, Zhang tetap menjadi pemegang saham individu terbesar dengan kepemilikan sekitar 21 persen.

Kekayaan Zhang Yiming

Sebagian besar kekayaan Zhang Yiming berasal dari kepemilikannya di ByteDance, perusahaan induk TikTok. Bloomberg mencatat kekayaannya mencapai US$105,5 miliar atau sekitar Rp1.886 triliun dengan asumsi kurs Rp17.884 per dolar AS.

Jumlah tersebut menempatkan Zhang sebagai orang terkaya di Asia dan peringkat ke-18 dalam daftar orang terkaya dunia. Kekayaannya melampaui miliarder asal India Gautam Adani yang tercatat sebesar US$104,8 miliar atau sekitar Rp1.874 triliun.

Kekayaan Zhang bertambah sekitar US$12 miliar pada bulan ini seiring kenaikan valuasi ByteDance berdasarkan penilaian BlackRock dan Fidelity. Nilainya kini meningkat lebih dari delapan kali lipat dibandingkan US$13 miliar pada 2019, ketika Bloomberg mulai mencatat kekayaannya.

Ledakan AI dorong kekayaan Zhang Yiming

Zhang Yiming mendapatkan pertumbuhan bisnis kecerdasan buatan (AI). ByteDance semakin agresif mengembangkan teknologi tersebut melalui Doubao, chatbot AI yang populer di China.

Kepala analis Omdia, Lian Jye Su, menilai Zhang tetap konsisten berinvestasi pada pengembangan AI di tengah tekanan regulasi dan ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan China. ByteDance juga mengalihkan sebagian operasi TikTok di AS pada awal tahun ini sebagai bagian dari upaya merespons tekanan tersebut.

Ekspansi ByteDance di sektor AI turut menopang valuasi perusahaan dan kekayaan Zhang. Perkembangan ini menunjukkan semakin besarnya peran industri AI dalam menciptakan sumber kekayaan baru di sektor teknologi Asia.

Demikian profil Zhang Yiming, pendiri ByteDance yang kini menjadi orang terkaya di Asia.

FAQ seputar profil Zhang Yiming

Siapa Zhang Yiming?

Zhang Yiming merupakan pengusaha asal China dan dikenal sebagai pendiri ByteDance.

Apakah Zhang Yiming masih jadi CEO Bytedance?

Tidak. Zhang Yiming sudah tidak lagi menjabat sebagai CEO ByteDance sejak November 2021.

Berapa total kekayaan Zhang Yiming?

Kekayaan Zhang Yiming diperkirakan mencapai 105,5 miliar dolar AS.

Mengapa kekayaan Zhang Yiming bisa sangat besar?

Tren AI dan kinerja TikTok menjadi katalis positif bagi kekayaan Zhang Yiming.

Curated For You

Editorial Team

Related Article