Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Soal Rencana Merger dengan PDSI, Elnusa: Masih Dibahas Internal
PT Elnusa Tbk (ELSA) tancap gas di tahun 2026 dengan memperkuat transformasi sebagai low-cost operator di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas). (dok. Pertamina)
  • Wacana merger Elnusa dengan PDSI masih dibahas secara internal.
  • Pertamina telah menata 31 entitas anak usaha hingga semester I-2026 sebagai bagian dari agenda penataan struktur.
  • Elnusa mencatat kontrak baru Rp11,6 triliun dan laba bersih Rp435 miliar sepanjang semester I 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pembahasan merger Elnusa dan PDSI perlu berlanjut?
Vote Now
semester I-2026

Pertamina telah menata 31 entitas anak usaha. Elnusa mencatat kontrak baru Rp11,6 triliun dan laba bersih Rp435 miliar.

Rabu (9/9)

Rustam Aji mengatakan wacana merger Elnusa dengan PDSI masih dalam pembahasan perseroan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pembahasan merger Elnusa dan PDSI perlu berlanjut?
Vote Now
  • What?
    Wacana merger PT Elnusa Tbk dengan PT Pertamina Drilling Services Indonesia masih dalam pembahasan internal.
  • Who?
    PT Elnusa Tbk, PT Pertamina Drilling Services Indonesia, PT Pertamina (Persero), dan Corporate Secretary Elnusa Rustam Aji.
  • Where?
    Dalam konferensi pers public expose secara virtual.
  • When?
    Hingga semester I-2026 dan dikutip Rabu (9/9).
  • Why?
    Wacana tersebut mencuat seiring agenda Pertamina menata struktur anak usaha untuk meningkatkan efisiensi serta tata Kelola.
  • How?
    Proses berjalan melalui pembahasan internal dan akan mengikuti ketentuan pasar modal serta hak pemegang saham independen jika berujung pada aksi korporasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pembahasan merger Elnusa dan PDSI perlu berlanjut?
Vote Now

Aku tahu Elnusa sedang membicarakan gabungan usaha dengan PDSI. Pertamina juga sedang menata banyak anak usaha. Rustam Aji dari Elnusa bilang pembicaraan itu masih di dalam perusahaan. Kalau nanti menjadi aksi korporasi, Elnusa akan mengikuti aturan pasar modal dan memperhatikan hak pemegang saham independen.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pembahasan merger Elnusa dan PDSI perlu berlanjut?
Vote Now

Penataan struktur usaha membuka proses yang tetap menempatkan ketentuan pasar modal dan hak pemegang saham independen sebagai perhatian. Di tengah pembahasan internal tersebut, Elnusa juga mencatat kontrak baru Rp11,6 triliun, carry forward contracts Rp18,8 triliun, serta pertumbuhan laba bersih dan pendapatan pada semester I 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pembahasan merger Elnusa dan PDSI perlu berlanjut?
Vote Now

Jakarta, FORTUNE - PT Elnusa Tbk (ELSA) menanggapi perihal kabar merger dengan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI). Perusahaan mengatakan, rencana tersebut hingga kini masih dalam pembahasan internal.

Wacana tersebut mencuat seiring agenda PT Pertamina (Persero) untuk menata struktur anak usahanya agar meningkatkan efisiensi serta tata kelola. Hingga semester I 2026, Pertamina sebagai holding telah menata anak usaha sebanyak 31 entitas.

Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji mengatakan terdapat sejumlah opsi dalam agenda streamlining atau penataan struktur usaha tersebut. "Namun saat ini proses tersebut masih dalam pembahasan perseroan," ujar Rustam dalam konferensi pers public expose secara virtual, dikutip Rabu (9/9).

Menurutnya, Elnusa bakal mengikuti proses yang berjalan di internal perseroan. Rustam memastikan apabila penataan tersebut berlanjut dan berujung pada aksi korporasi, perseroan akan menjalankannya sesuai ketentuan pasar modal, termasuk memperhatikan hak pemegang saham independen.

"Proses tersebut akan mengikuti aturan pasar modal yang berlaku, dan tentu saja mengikuti hak-hak dari pemegang saham independen," kata Rustam.

Adapun, Elnusa merupakan anak usaha Subholding Upstream Pertamina yang menjalankan bisnis jasa energi terintegrasi, mencakup layanan hulu minyak dan gas, jasa penunjang migas, serta distribusi dan logistik energi.

Hingga semester I 2026, Elnusa mencatat kontrak baru sebesar Rp11,6 triliun. Kontribusi terbesar berasal dari bisnis energy distribution and logistics sebesar Rp9 triliun, disusul integrated upstream oil and gas services Rp1,6 triliun dan oil and gas support services Rp1 triliun.

Sementara itu Elnusa telah menyerap kontrak senilai Rp14,4 triliun. Dengan demikian, perseroan membukukan carry forward contracts sebesar Rp18,8 triliun pada akhir periode tersebut.

Dari sisi keuangan, sepanjang semester I 2026, Elnusa membukukan laba bersih senilai Rp435 miliar, tumbuh 29,2 persen secara tahunan. Raihan tersebut didorong pendapatan usaha yang tumbuh sebesar 8,9 persen menjadi Rp7,58 triliun. Dengan kenaikan pendapatan dan laba bersih tersebut, Elnusa mempu mendorong perolehan margin laba bersih hingga 5,73 persen.

Sampaikan pilihanmu soal penataan usaha Pertamina

Apakah pembahasan merger Elnusa dan PDSI perlu berlanjut?

See More
Perlu berlanjut
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Tidak perlu berlanjut

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article