Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Shopee Gelontorkan Rp100 Miliar Untuk Dorong Pelaku Usaha Lokal
Program Akselerasi Usaha Lokal yang diinisiasi Shopee, Kamis (13/8).
  • Shopee menyalurkan sekitar Rp100 miliar pada semester pertama 2026 untuk mendukung pelaku usaha lokal dan memperluas peluang pertumbuhan produk dalam negeri di ekosistem digital.

  • Sejumlah manfaat baru mencakup voucher Rp500.000 per bulan bagi toko produk lokal, keringanan biaya ekspor, pelatihan digital, transparansi program, perlindungan HAKI, serta layanan operasional.

  • Menteri Perdagangan Budi Santoso mendukung program Shopee yang dinilai sejalan dengan Permendag Nomor 19/2026 untuk memperkuat daya saing dan pemasaran produk lokal.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - Platform e-commerce Shopee telah menggelontorkan dana sekitar Rp100 miliar bagi pelaku usaha lokal sepanjang semester pertama 2026.

Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang mengungkapkan dukungan tersebut disalurkan sebagai upaya untuk membuka lebih banyak peluang bagi produk dalam negeri untuk tumbuh di ekosistem digital.

"Kami berharap berbagai dukungan ini dapat membantu pengusaha lokal semakin berdaya saing sehingga produk-produk Indonesia dapat terus menjadi pilihan utama konsumen di pasar domestik," ujar Balques dalam Program Akselerasi Usaha Lokal yang diinisiasi Shopee, Kamis (13/8).

Shopee menjalankan inisiatif lanjutan dengan sejumlah manfaat baru bagi penjual lokal mencakup dukungan peningkatan penjualan melalui Voucher Akselerasi Usaha Lokal, yang mana Shopee memberikan voucher toko senilai Rp500.000 per bulan kepada tiap toko yang menjual 100 persen produk lokal.

Selain itu, perusahaan memperluas akses pasar global melalui Program Ekspor Shopee FLEXI dengan memberikan gratis biaya layanan dan biaya administrasi yang lebih lrendah selama tiga bulan sejak penjual domestik bergabung pertama kali ke program tersebut.

Balques menambahkan, inisiatif juga berupa pemberian kesempatan peningkatan keterampilan digital melalui Kampus UMKM Shopee Kelas Online, transparansi pengelolaan program melalui Pengelolaan Program Saya, perlindungan HAKI melalui Brand IP Portal, dan peningkatan efisiensi operasional melalui layanan Dikelola Shopee.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, mendukung inisiatif yang dilakukan Shopee, sejalan dengan Permendag Nomor Tahun 19/2026.

"Shopee merespon dengan cepat peraturan ini dengan meluncurkan Program Akselerasi Produk Lokal, yang di dalamnya ada berbagai fasilitas dan program dukungan, untuk mendorong daya saing usaha lokal agar produk-produk lokal diutamakan sehingga semakin menjadi pilihan utama konsumen," ujar Budi.

Menurut Budi Santoso, produk penjual lokal perlu mendapatkan ruang yang memadai agar dapat bersaing dan memperoleh konsumen di platform digital. Di sisi lain, platform juga perlu memiliki posisi yang kuat untuk mendukung pemasaran produk lokal. Sehingga dapat menjaga ekosistem perdagangan digital.

"Tapi seller tentunya produknya harus bagus, berkualitas, ya, sehingga konsumen nanti akan datang lagi untuk membeli. Nah ini yang kita lakukan di dalam ekosistem ini supaya berjalan dengan baik," pungkas Budi Santoso.

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article