Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Adira Finance Bukukan Pembiayaan Baru Rp11,9 Triliun di Kuartal I-2026

Adira Finance Bukukan Pembiayaan Baru Rp11,9 Triliun di Kuartal I-2026
Kampung Adira di Jakarta Fair Kemayoran 2024/Dok. Adira Finance

Jakarta, FORTUNE - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk memulai 2026 dengan pertumbuhan pembiayaan yang kuat di tengah tekanan ekonomi global dan perlambatan pada sebagian segmen otomotif nasional. Pada kuartal I-2026, perusahaan mencatat penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp11,9 triliun.

Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila, mengatakan capaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. "Nilainya tumbuh signifikan sebesar 52% secara Year on Year (YoY)," ungkapnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (4/5).

Menurut Made, pertumbuhan pembiayaan ditopang seluruh lini bisnis perusahaan, baik segmen otomotif maupun nonotomotif yang sama-sama menunjukkan peningkatan kinerja. Ia menilai hasil tersebut mencerminkan strategi perusahaan dalam menangkap peluang pasar secara selektif dengan tetap menjaga kualitas pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Di sisi lain, Made mengakui kondisi ekonomi pada awal tahun masih dibayangi berbagai tantangan global. Eskalasi konflik di Timur Tengah disebut memicu kenaikan harga minyak dunia sekaligus mengganggu rantai pasok perdagangan internasional.

Meskipun demikian, industri otomotif nasional masih membukukan pertumbuhan moderat sepanjang kuartal I-2026. Penjualan sepeda motor baru secara ritel tercatat naik 8 persen secara tahunan menjadi 1,7 juta unit.

Sementara itu, penjualan mobil baru ritel hanya meningkat tipis 1 persen menjadi 212 ribu unit seiring melemahnya permintaan pada segmen kendaraan penumpang.

Di tengah situasi tersebut, Adira Finance tetap mencatat ekspansi pembiayaan yang positif melalui berbagai strategi bisnis yang dijalankan perusahaan.

Sejalan dengan peningkatan pembiayaan baru, piutang pembiayaan yang dikelola perusahaan turut tumbuh 18 persen YoY menjadi Rp64,7 triliun pada kuartal I-2026.

Perusahaan juga terus memperluas jangkauan operasional dengan mengelola 879 jaringan usaha, termasuk kantor cabang dan satelit, di berbagai wilayah Indonesia.

Ekspansi tersebut ikut mendorong kenaikan jumlah pelanggan aktif dari 2 juta nasabah pada kuartal I-2025 menjadi 2,6 juta nasabah pada periode yang sama tahun ini.

Dari sisi profitabilitas, Adira Finance membukukan laba bersih Rp484 miliar pada kuartal I-2026 atau meningkat 26 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pendapatan perusahaan juga naik 7 persen YoY menjadi Rp3,2 triliun. Pada saat yang sama, beban penyisihan penurunan nilai turun 7 persen secara tahunan menjadi Rp635 miliar.

Kualitas aset perusahaan pun tetap terjaga. Hal itu tercermin dari rasio Non Performing Financing (NPF) gross konsolidasian yang membaik menjadi 1,9 persen per Maret 2026, dibandingkan 2,3 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Related Articles

See More

Adira Finance Bukukan Pembiayaan Baru Rp11,9 Triliun di Kuartal I-2026

04 Mei 2026, 16:40 WIBFinance