Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BMRI Pastikan Fasilitas Pinjaman Jhonlin Bukan untuk Transaksi Saham
Gedung Bank Mandiri (dok. Bank Mandiri)
  • Bank Mandiri menegaskan kredit kepada PT Jhonlin Baratama digunakan untuk pengembangan usaha batu bara, bukan membiayai transaksi jual-beli saham.
  • Kredit dijamin aset tetap, aset tidak tetap, saham JARR dan PGUN, serta rekening perusahaan; saham diposisikan sebagai sumber pelunasan sekunder.
  • Persetujuan kredit mempertimbangkan kemampuan bayar, prospek usaha, kinerja, agunan, dan manajemen risiko; Bank Mandiri akan mengevaluasi kualitas kredit secara berkala.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jumat (16/10)

Adhika Vista menyampaikan penjelasan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai pemberian kredit kepada Jhonlin Baratama.

Ke depannya

Bank Mandiri akan terus memantau dan mengevaluasi kualitas kredit secara berkala.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Bank Mandiri mengklarifikasi fasilitas kredit kepada Jhonlin Baratama ditujukan untuk mendukung pengembangan usaha, bukan membiayai transaksi jual-beli saham.
  • Who?
    PT Bank Mandiri Tbk, PT Jhonlin Baratama, dan Senior Vice President Bank Mandiri, Adhika Vista.
  • Where?
    Penjelasan disampaikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).
  • When?
    Jumat (16/10).
  • Why?
    Kredit diberikan untuk mendukung pengembangan usaha dan kebutuhan pembiayaan perusahaan serta grup usaha di industri batu bara dan penunjangnya.
  • How?
    Dengan mempertimbangkan kemampuan bayar, prospek usaha, kinerja, kecukupan agunan, analisis kelayakan usaha, dan manajemen risiko.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bank Mandiri memberi pinjaman kepada Jhonlin Baratama untuk membantu usaha, bukan untuk membeli atau menjual saham. Pinjaman itu memakai saham JARR dan PGUN sebagai jaminan. Bank melihat kemampuan membayar dan keadaan usaha. Sekarang, Bank Mandiri akan terus memeriksa pinjaman itu supaya kualitas aset dan keuangan perusahaan tetap terjaga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Klarifikasi Bank Mandiri menunjukkan adanya penjelasan mengenai dasar pemberian kredit, termasuk kemampuan bayar, prospek usaha, kinerja, kecukupan agunan, dan manajemen risiko. Rencana pemantauan serta evaluasi berkala juga memperlihatkan upaya menjaga kualitas aset, kesehatan keuangan perusahaan, dan kepercayaan pemangku kepentingan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) memastikan fasilitas kredit kepada PT Jhonlin Baratama (JB) mengalir untuk pengembangan usaha sektor batu bara. Klarifikasi ini menepis anggapan penggunaan dana pinjaman membiayai transaksi jual-beli saham.

Penjelasan tersebut terbit dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (16/10). Bank Mandiri diketahui mengucurkan kredit dengan menyertakan agunan saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN).

Senior Vice President Bank Mandiri, Adhika Vista, menyebut persetujuan kredit mempertimbangkan kapasitas pelunasan perusahaan. Pertimbangan mencakup rencana operasional jangka pendek, menengah, hingga panjang. Kebutuhan pembiayaan grup usaha pada industri batu bara turut menjadi dasar persetujuan.

Fasilitas pinjaman mendapat jaminan berupa aset tetap dan aset tidak tetap. Jaminan ini termasuk saham JARR dan PGUN yang berstatus afiliasi Jhonlin Baratama, berikut rekening perusahaan. Penilaian agunan saham merujuk pada Pasal 4 POJK Nomor 40 Tahun 2017 dan kebijakan internal bank. Saham berfungsi sebagai sumber pelunasan sekunder.

Penyaluran fasilitas ini diklaim memenuhi standar kualitas kredit Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penilaian mencakup prospek usaha, kinerja, dan kemampuan bayar.

"Termasuk, namun tidak terbatas pada, kapasitas Jhonlin Baratama sebagai operating company yang menghasilkan EBITDA dan induk dari beberapa anak usaha yang dapat memberikan dividen," demikan Adhika dalam dokumen keterbukaan informasi.

Pemberian kredit juga memperhitungkan realisasi bisnis ekosistem Jhonlin Group bersama bank. Potensi bisnis masa depan dan penentuan harga masuk dalam kalkulasi profitabilitas perbankan.

"Bank Mandiri senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap penyaluran kredit melalui analisis kelayakan usaha, kemapuan pembayaran debitur, kecukupan agunan sesuai ketentuan yang berlaku, serta penerapan menajeman risiko secara menyeluruh," ujarnya.

Manajemen bank berjanji mengevaluasi kualitas kredit secara berkala. Pemantauan ini bertujuan menjaga kualitas aset, mempertahankan kesehatan keuangan perseroan, serta memelihara kepercayaan pemangku kepentingan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article