Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Jamkrindo Gandeng Hibank, Bidik Penjaminan Kredit hingga Rp1,5 Triliun

2 min read
Jamkrindo Gandeng Hibank, Bidik Penjaminan Kredit hingga Rp1,5 Triliun
ilustrasi seseorang yang sedang mengajukan permohonan kredit (pexels.com/Proyek Saham RDNE)
  • Jamkrindo dan hibank menjalin kerja sama perjanjian kredit untuk mendukung pengelolaan risiko dan membuka sumber pertumbuhan bisnis baru.

  • Kerja sama ini diproyeksikan menghasilkan peluang sekitar Rp500 miliar pada tahap awal dan berpotensi berkembang melewati Rp1 triliun.

  • Keduanya menyiapkan penyelarasan operasional dan menjajaki produk SCF serta KBG dengan memperhatikan kesiapan sistem dan prinsip kehati-hatian.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo melakukan kerja sama perjanjian kredit dengan PT Bank Hibank Indonesia (hibank).

Bagi hibank, kerja sama tersebut mendukung pengelolaan risiko kredit dalam penyaluran Kredit. Sementara di sisi Jamkrindo, membuka sumber pertumbuhan bisnis baru.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Kelembagaan Jamkrindo, Krisna Johan, mengatakan kerja sama tersebut merupakan upaya untuk memperluas pasar penjaminan agar tidak terpusat di bank konvensional. Pasalnya, Hibank adalah bank digital pertama yang digandeng Jamkrindo.

Pada tahap awal, kerja sama tersebut diproyeksikan menghasilkan peluang sekitar Rp500 miliar. Potensi tersebut masih dapat berkembang melalui penjaminan portofolio kredit hibank lainnya yang memenuhi kriteria, dengan nilai lebih dari Rp1 triliun.

"Peluang ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan volume penjaminan dan perolehan Imbal Jasa Penjaminan (IJP) Jamkrindo. Realisasinya tetap bergantung pada perkembangan kerja sama, kelayakan kredit, dan ketentuan penjaminan yang berlaku," kata Krisna dalam keterangan resmi, Kamis (15/10).

Untuk mendukung pelaksanaan kerja sama, Jamkrindo dan hibank akan menyelaraskan ketentuan penjaminan serta kesiapan operasional masing-masing pihak. Menurut Krisna, penyelarasan proses dan pertukaran data dapat mendukung proses penjaminan dan administrasi yang lebih efektif dan meningkatkan efisiensi. Meski begitu prosesnya tetap memerhatikan kesiapan sistem dan prosedur kedua pihak.

Jamkrindo memasang Jaguars (Jamkrindo Guarantee System). Teknologi tersebut adalah sistem inti penjaminan yang mendukung proses operasional perusahaan.

"Hal ini juga menjadi landasan bagi perusahan dalam mengembangkan kolaborasi dengan mitra industri keuangan, dengan tetap memperhatikan kesiapan sistem, keamanan informasi, dan pengelolaan risiko," lanjutnya.

Ke depan, Jamkrindo dan hibank akan menjajaki peluang kerja sama untuk produk lain, termasuk dari sisi Supply Chain Financing (SCF) dan Kredit Berbasis Garansi (KBG) dengan mempertimbangkan kebutuhan pasar, kesesuaian produk, kesiapan operasional, serta prinsip kehati-hatian. Pengembangan tersebut merupakan peluang kerja sama lanjutan di luar ruang lingkup PKS yang saat ini ditandatangani.

    Share Article
    Editorial Team
    Ekarina .
    EditorEkarina .

    Related Articles

    See More