Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Hadapi Dinamika Global, BI Perkuat Pengelolaan Cadangan Devisa

ilustrasi gedung bank indonesia, tempat penukaran uang resmi (commons.wikimedia.org/Aldi Fauzan)
ilustrasi gedung bank indonesia, tempat penukaran uang resmi (commons.wikimedia.org/Aldi Fauzan)
Intinya sih...
  • Bank Indonesia (BI) memperkuat pengelolaan cadangan devisa di tengah ketidakpastian global dan volatilitas pasar keuangan.
  • Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Desember 2025 meningkat menjadi US$156,5 miliar atau setara 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah.
  • BI melakukan bauran kebijakan yang diperkuat melalui lima sinergi strategis untuk menjaga stabilitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi yang tinggi.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE Bank Indonesia (BI) terus memperkuat pengelolaan cadangan devisa (cadev) di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan volatilitas pasar keuangan. Pengelolaan dilakukan secara lebih adaptif yang didukung oleh pemanfaatan teknologi relevan guna memperkuat kepercayaan investor serta menjaga keberlanjutan pertumbuhan di tengah dinamika global.

Hal tersebut mengemuka pada pembukaan seminar internasional dalam rangkaian Forum Investasi Tahunan (FIT) Bank Indonesia 2026 bertema “Beyond the Old Playbook: Embracing a New Paradigm in Global Investment" yang diselenggarakan pada 29–30 Januari 2026, di Bali.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, menyatakan, penerapan paradigma baru dalam pengelolaan cadangan devisa akan mendukung sinergi kebijakan nasional yang transformatif dan mendukung resiliensi nilai tukar yang stabil. 

“Sinergi ini mencerminkan kesamaan visi dan langkah kebijakan yang terarah untuk mendorong transformasi ekonomi nasional, dan perlu terus diperkuat," kata Aida melalui keterangan resmi yang dikutip di Jakarta, Jumat (30/1).

Tercatat, posisi cadangan devisa Indonesia akhir Desember 2025 meningkat menjadi sebesar US$156,5 miliar atau setara 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Ke depan, Bank Indonesia juga terus mengelola cadangan devisa dengan memerhatikan perkembangan suku bunga global, nilai tukar dolar AS, serta imbal hasil obligasi pemerintah AS. Upaya ini guna menjaga kepercayaan pasar dan stabilitas perekonomian nasional.

Jaga pertumbuhan ekonomi, BI siapkan 5 strategi

Gedung Bank Indonesia sebagai simbol otoritas moneter dan intervensi pasar.
Gedung Bank Indonesia sebagai simbol otoritas moneter dan intervensi pasar.

Aida menyatakan, untuk menjaga stabilitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi yang tinggi, bank sentral juga melakukan bauran kebijakan yang diperkuat melalui lima sinergi strategis.

“Antara lain penguatan stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, percepatan hilirisasi industri, penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan pembiayaan perekonomian, serta akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan nasional yang didukung kerja sama bilateral dan regional,” jelas Aida.

Dengan perkembangan tersebut, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memperkirakan pertumbuhan ekonomi keseluruhan di 2025 akan berada di sekitar 5,2 persen. Sementara pada 2026, pertumbuhan ekonomi diprakirakan meningkat menjadi 5,4 persen.

Sejalan dengan itu, Global Head of Asset Allocation, Invesco, Paul Jackson juga menilai ekonomi Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang relatif baik. Menurutnya, pengelolaan cadangan devisa yang berhati-hati dengan pendekatan investasi yang lebih adaptif menjadi kunci menjaga stabilitas di tengah volatilitas global.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Latest in Finance

See More

Hadapi Dinamika Global, BI Perkuat Pengelolaan Cadangan Devisa

30 Jan 2026, 18:37 WIBFinance