Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Harapan Hidup Capai 74 Tahun, Persiapan Dana Pensiun jadi Penting

Dana pensiun
Dana pensiun (pexels.com/SHVETS production)
Intinya sih...
  • Harapan hidup manusia meningkat tajam dari 40 tahun pada 1900 menjadi lebih dari 74 tahun pada tahun ini.
  • Penduduk usia pensiun di RI diprediksi capai 14% pada 2035, dengan peningkatan pengeluaran untuk pengobatan penyakit terkait usia.
  • Bank DBS Indonesia menghadirkan Retirement Goal Calculator sebagai referensi awal bagi masyarakat untuk merencanakan kebutuhan pensiun secara lebih menyeluruh dan terarah.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE – Survei CIO Insights dari Bank DBS bertajuk “Ekonomi Umur Panjang” di 2025, mengungkapkan bahwa harapan hidup manusia meningkat secara tajam dari sekitar 40 tahun pada 1900 menjadi lebih dari 74 tahun pada tahun ini. Untuk itu, urgensi perencanaan masa pensiun yang menyeluruh menjadi penting seiring dengan perubahan demografi global. 

Head of Investment & Insurance Products, Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia (Bank DBS), Djoko Sulistyo menyatakan, masa pensiun adalah fase hidup di mana ketenangan, keamanan, dan kualitas hidup menjadi prioritas. Perencanaan yang matang juga mengajarkan bahwa menumbuhkan dana saja tidak cukup, tetapi juga harus memerhatikan perlindungan yang memadai, seiring meningkatnya ketidakpastian dan tantangan kehidupan.

“Dengan menggabungkan investasi yang bijak dan proteksi melalui asuransi, nasabah dapat menjaga daya beli dan aset, memperoleh ketenangan pikiran, tetap mandiri, dan menikmati masa tua dengan percaya diri,” kata Djoko Sulistyo di Jakarta, Senin (19/1).

Penduduk usia pensiun di RI diprediksi capai 14% pada 2035

C42C4CAF-AFF6-4BA4-8F3C-F98ADF45F692_4_5005_c.jpeg
Bank DBS Indonesia Hadirkan Retirement Goal Calculator untuk Merencanakan Masa Tua Sesuai Gaya Hidup Impian/Dok Fortune IDN

Lebih lanjut Djoko menyatakan, lonjakan harapan hidup ini juga akan mendorong peningkatan pengeluaran untuk pengobatan penyakit terkait usia, namun demikian juga dapat memperkuat permintaan akan layanan kesehatan dan sistem pensiun yang lebih matang. 

Perubahan tren ini juga membuka peluang strategis untuk mengembangkan silver economy, yaitu aktivitas ekonomi yang fokus pada pemenuhan kebutuhan sekaligus pemberdayaan kelompok lansia.

Arah perubahan struktur demografis Indonesia juga terlihat dalam dua dekade ke depan. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2035 lebih dari 14 persen penduduk diperkirakan berusia di atas 60 tahun atau masa pensiun. Angka ini diproyeksikan meningkat menjadi 20 persen atau sekitar 63 juta jiwa pada 2045. Perubahan ini menunjukkan pergeseran struktur penduduk yang signifikan seiring dengan menyusutnya bonus demografi. 

Sebagai bagian dari kondisi ini, Bank DBS Indonesia menghadirkan Retirement Goal Calculator sebagai referensi awal bagi masyarakat untuk merencanakan kebutuhan pensiun secara lebih menyeluruh dan terarah. Kalkulator ini dirancang untuk membantu individu memahami gambaran kebutuhan finansial di masa depan, tidak hanya dari sisi kebutuhan dasar, tetapi juga gaya hidup yang ingin dipertahankan di usia pensiun.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Latest in Finance

See More

KEEN Raih Kontrak Jual Listrik PLTS Tobelo ke PLN Selama 20 tahun

20 Jan 2026, 12:14 WIBFinance