Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Naik Tipis, CNAF Targetkan Pembiayaan Baru Rp9,6 Triliun Untuk 2026

IMG_3773.jpeg
Kantor bank CIMB Niaga di Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
Intinya sih...
  • CNAF menargetkan pembiayaan baru sebesar Rp9,6 triliun untuk 2026, naik 3% dari tahun lalu.
  • Kondisi ekonomi nasional yang masih menantang mempengaruhi target pertumbuhan CNAF.
  • Pemerintah melonggarkan perusahaan pembiayaan dan CNAF melakukan diversifikasi produk untuk mencapai target pembiayaan baru.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) menargetkan penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp9,6 triliun untuk 2026. Target tersebut naik tipis sekitar tiga persen jika dibandingkan realisasi periode tahun lalu yang sebesar Rp9,3 triliun, begitupun dibandingkan target tahun ini hanya tumbuh satu persen dibandingkan target 2025 sebesar Rp9,5 triliun.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, kondisi ekonomi nasional tahun ini masih menantang, salah satunya dipengaruhi tendensi geopolitik global khususnya terkait Amerika dan Venezuela yang akan berimbas ke kondisi ekonomi domestik serta daya beli masyarakat belum pulih seutuhnya. Oleh sebab itu, CNAF memilih berhati-hati dalam keputusan bisnisnya tahun ini.

Namun demikian, Indonesia punya optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi yang di atas 5 persen dengan inflasi di bawah 3 persen. "Ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan industri pembiayaan karena pertumbuhan ekonomi akan linear dengan pertumbuhan industri pembiayaan," ujar Ristiawan kepada Fortune Indonesia, Kamis (8/1).

Di sisi lain, perusahaan menyoroti langkah pemerintah melalui POJK 46/2024 yang melonggarkan perusahaan pembiayaan untuk dapat lebih maksimal dalam penyaluran pembiayaan. Dengan demikian, kebojakan ini akan katalis positif bagi perusahaan pembiayaan untuk mengantisipasi pertumbuhan yang diprediksi stagnan untuk sektor pembiayaan otomotif di 2026 ini.

CNAF juga mengambil langkah strategis melakukan diversifikasi produk dengan fokus kepada pembiayaan emas, pembiayaan porsi Haji dan pembiayaan di sektor komersial. Dia berharap produk-produk tersebut dapat berkontribusi lebih dari 10 persen terhadap total portofolio pembiayaan perusahaan.

Adapun, untuk mencapai target pembiayaan baru, terutama menyiasati tekanan pasar terhadap pembiayaan otomotif yang masih lesu perusahaan akan berfokus pada strategi diversifikasi produk dan penetrasi pasar sebagai merupakan bagian dari upaya bisnis berkelanjutan CNAF.

Share
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .
Follow Us

Latest in Finance

See More

Bank Mega Syariah Catat Lonjakan Transaksi Kartu Kredit 48%

09 Jan 2026, 11:59 WIBFinance