BRI Fasilitasi Program Gentengisasi Melalui Skema KUR Perumahan

- BRI mendukung program gentengisasi pemerintah lewat pembiayaan KUR Perumahan, memfasilitasi kerja sama antara pengusaha genteng dan developer agar proses pembiayaan berjalan cepat dan efisien.
- Program ini diharapkan meningkatkan kualitas hunian, memperkuat rantai pasok industri perumahan, serta membuka lapangan kerja baru bagi pelaku UMKM bahan bangunan di berbagai daerah.
- Sepanjang 2025, BRI menyalurkan KUR senilai Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur dan KPR subsidi Rp16,16 triliun untuk 118.000 debitur guna mendukung target pembangunan tiga juta rumah.
Jakarta, FORTUNE - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mendukung program pemerintah gentengisasi melalui pembiayaan kredit usaha rakyat perumahan (KUR) atau Kredit Program Perumahan (KPP).
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi mengatakan BRI mengambil peran strategis dalam memfasilitasi pembiayaan antara pengusaha genteng dan developer (pengembang perumahan).
Dalam penerapannya, fasilitas pembiayaan BRI dikucurkan setelah terdapat kontrak kerja sama antara pengusaha genteng dan developer.
"Ketika sudah ada kontrak antara pengusaha genteng dan developer atau user, BRI siap memfasilitasi pembiayaannya. Kebetulan kami sudah ada KUR Perumahan, bahan bangunan seperti ini merupakan bagian dari KUR Perumahan. BRI siap menyediakan pembiayaan untuk mendukung kebutuhan tersebut," kata Hery dalam keterangan resmi, Senin (2/3).
Menurutnya, pembiayaan ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga mendorong efek berganda, mulai dari aktivitas produksi UMKM bahan bangunan, penguatan rantai pasok industri perumahan, serta membuka peluang lapangan kerja di berbagai daerah.
Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM lokal sekaligus memperkuat industri dalam negeri, khususnya industri genteng.
Sepanjang 2025, BRI mencatatkan penyaluran segmen KUR senilai Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta UMKM.
Dari jumlah tersebut, penyaluran ke sektor pertanian menjadi kontributor utama yakni Rp80,09 triliun atau setara dengan 44,97 persen dari keseluruhan KUR yang telah disalurkan BRI.
BRI juga aktif menyalurkan kredit perumahan yang menjadi program pemerintah seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Sepanjang 2025, BRI telah menyalurkan KPR subsidi senilai Rp16,16 triliun kepada sekitar 118.000 debitur.


















