FWD Insurance Angkat Jeffrey Woo Jadi Dirut Baru

- FWD Group menunjuk Jeffrey Woo sebagai Direktur Utama FWD Insurance Indonesia setelah mendapat persetujuan OJK, menggantikan kepemimpinan sebelumnya untuk memperkuat arah bisnis perusahaan.
- Jeffrey Woo membawa pengalaman lebih dari 20 tahun di industri keuangan Asia Pasifik, dengan keahlian dalam strategi, distribusi, dan tata kelola di berbagai perusahaan asuransi multinasional.
- FWD Insurance mencatat kenaikan pendapatan premi 33,4 persen menjadi Rp506,60 miliar per April 2026 serta peningkatan aset menjadi Rp7,48 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Jakarta, FORTUNE - FWD Group Holdings Limited mengangkat Jeffrey Woo sebagai Direktur Utama PT FWD Insurance Indonesia. Penunjukan tersebut pun telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Senior Managing Director, Southeast Asia & Group Chief Business Operations Officer FWD Group, Binayak Dutta menyampaikan di bawah kepemimpinan yang baru, FWD Insurance Indonesia mampu mencetak pertumbuhan bisnis serta inovasi yang berorientasi pada nasabah.
"Kami yakin kepemimpinannya akan mendorong pertumbuhan berkelanjutan serta menghadirkan pengalaman asuransi yang lebih sederhana, relevan, dan mudah diakses bagi nasabah di Indonesia," katanya.
Jeffrey Woo memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun memimpin industri jasa keuangan, termasuk asuransi jiwa di kawasan Asia Pasifik.
Ia juga memiliki rekam jejak kuat dalam mengembangkan kanal distribusi keagenan dan bancassurance di berbagai perusahaan asuransi multinasional, termasuk sebelumnya menjabat sebagai Chief Bancassurance Officer di FWD Thailand.
Keahliannya mencakup pelaksanaan strategi, pengelolaan kinerja, serta tata kelola, yang didukung oleh pengalaman lintas pasar dalam fungsi distribusi dan operasional.
Jeffrey Woo, Direktur Utama, FWD Insurance mengatakan strateginya melanjutkan fondasi yang telah dibangun untuk menghadirkan olusi perlindungan yang relevan, mudah dipahami, dan dapat diakses oleh lebih banyak masyarakat Indonesia.
"Indonesia merupakan salah satu pasar utama dengan potensi pertumbuhan yang kuat, didukung oleh populasi yang semakin adaptif terhadap teknologi digital," ujar Jeffrey.
FWD Insurance Indonesia didirikan pada 2015 dan beroperasi dengan menawarkan produk asuransi konvensional maupun syariah melalui pendekatan distribusi multi-kanal.
Perusahaan ini memiliki portofolio produk yang mencakup asuransi jiwa berjangka, kesehatan, penyakit kritis, kecelakaan diri, unit link, serta asuransi dwiguna.
Per April 2026, FWD Insurance memperoleh pendapatan premi senilai Rp506,60 miliar. Angka ini meningkat 33,4 persen secara tahunan dari Rp379,55 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Dari sisi asset, FWD Insurance membukukan Rp7,48 triliun atau naik 1,7 persen secara tahunan.


















