Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Rombak Jajaran Pimpinan, Adrian Chai Ditunjuk Jadi Presiden Direktur DBS Indonesia

Rombak Jajaran Pimpinan, Adrian Chai Ditunjuk Jadi Presiden Direktur DBS Indonesia
Foto Ilustrasi Bank DBS/Dokumen Istimewa
  • DBS menunjuk Adrian Chai sebagai Presiden Direktur DBS Indonesia mulai 1 Desember 2026, menggantikan Lim Chu Chong yang akan memimpin DBS Taiwan per 1 Januari 2027.
  • Ng Sier Han akan menjadi CEO DBS Hong Kong pada 1 Maret 2027, menggantikan Sebastian Paredes yang pensiun setelah 16 tahun di DBS dan lanjut sebagai Senior Advisor.
  • Rombak kepemimpinan di Hong Kong, Taiwan, dan Indonesia mengandalkan suksesi internal untuk menjaga kesinambungan bisnis; pasar-pasar tersebut mencatat laba bersih rekor atau pertumbuhan dua digit pada 2025.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE — DBS merombak jajaran pemimpin perusahaan di kawasan Asia dengan menunjuk sejumlah eksekutif internal untuk memimpin bisnis di Hong Kong, Taiwan, dan Indonesia.

Adrian Chai, Managing Director Institutional Banking Group (IBG) DBS, ditunjuk sebagai Presiden Direktur DBS Indonesia efektif 1 Desember 2026, menggantikan Lim Chu Chong yang selanjutnya akan memimpin DBS Taiwan.

Lim akan menjabat sebagai CEO DBS Taiwan mulai 1 Januari 2027. Sementara itu, CEO DBS Taiwan saat ini, Ng Sier Han, akan mengambil posisi CEO DBS Hong Kong mulai 1 Maret 2027.

Perubahan kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari strategi DBS untuk melakukan suksesi dari internal organisasi sekaligus menjaga kesinambungan bisnis di pasar utamanya di Asia.

CEO DBS, Tan Su Shan mengatakan, penunjukan tersebut mencerminkan kekuatan jajaran manajemen dan pengembangan talenta internal perusahaan.

"Sier Han, Chu Chong, dan Adrian adalah pemimpin DBS yang berpengalaman, memiliki pemahaman mendalam tentang organisasi, hubungan yang kuat dengan nasabah, serta rekam jejak yang terbukti dalam memberikan hasil," ujar Tan dalam keterangan tertulis, Jumat (14/8).

Pergantian pimpinan DBS Indonesia terjadi setelah bank mencatat pertumbuhan bisnis di bawah kepemimpinan Lim Chu Chong sejak Agustus 2022.

Selama periode tersebut, DBS Indonesia membukukan pertumbuhan laba bersih dua digit pada 2025. Bank juga memperkuat bisnis institutional banking, pembiayaan berkelanjutan (sustainable finance), serta bisnis wealth management.

Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di industri perbankan, Lim sebelumnya menduduki sejumlah posisi strategis di DBS, termasuk Chief Operating Officer Institutional Banking Group dan Head of DBS Institutional Banking Group China.

Sementara itu, Adrian Chai memiliki pengalaman di bisnis institutional banking, khususnya sektor otomotif, pangan dan agribisnis, serta logam dan pertambangan.

Chai juga memimpin pembentukan IBG Foreign Direct Investment Desk pada 2023 untuk menangkap peluang dari meningkatnya arus investasi asing ke Singapura dan kawasan ASEAN.

  1. Suksesi di Asia Utara

    Di Hong Kong, Ng Sier Han akan menggantikan Sebastian Paredes yang akan mengakhiri masa tugas eksekutifnya setelah 16 tahun berkarier di DBS dan memasuki masa pensiun pada 1 Maret 2027. Meski begitu, Paredes masih akan tetap mendukung DBS sebagai Senior Advisor.

    Paredes telah memimpin DBS Hong Kong sejak 2010. Di bawah kepemimpinannya, DBS Hong Kong mencatat laba bersih tertinggi SGD1,61 miliar pada 2025.

    Sementara itu, Ng telah memimpin DBS Taiwan sejak 2023 dan sebelumnya berperan dalam integrasi bisnis konsumer Citi di Taiwan. Di bawah kepemimpinannya, laba bersih DBS Taiwan mencapai rekor SGD410 juta pada 2025.

    Rangkaian pergantian tersebut menunjukkan DBS memilih mengandalkan kader internal untuk mengisi posisi strategis, sekaligus menjaga kesinambungan strategi bisnis di sejumlah pasar utama Asia.

    “Saya yakin mereka akan terus memperkuat jaringan bisnis kami dan membawanya mencapai pencapaian yang lebih tinggi lagi,” pungkas Tan Su Shan.

Share Article
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .

Latest in Finance

See More