Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bank Bumi Arta Buka Suara soa Dua Direksi yang Tersangkut Kasus Hukum
Dok BNBA
  • Bank Bumi Arta mengonfirmasi dua direksinya terkait perkara hukum yang masih berlangsung.
  • Proses hukum belum menghasilkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
  • BNBA memastikan operasional, usaha, dan layanan kepada nasabah tetap berjalan normal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bagaimana kamu melihat kondisi operasional BNBA?
Vote Now
17 Juni 2026

BNBA menerima surat pengunduran diri Wikan Aryono S. dari posisi presiden direktur. Wikan menyampaikan alasan untuk fokus menghadapi kondisi hukum, serta pertimbangan kondisi Kesehatan dan usia.

1 September 2026

Manajemen Bank Bumi Arta menerima informasi mengenai perkara yang terkait dengan dua anggota direksi.

Jumat (4/9)

Perseroan menyampaikan keterbukaan informasi kepada OJK mengenai proses hukum tersebut. Pada pembukaan perdagangan, saham BNBA relatif stabil di Rp795 per saham.

Hingga saat ini

Proses hukum masih berlangsung dan belum terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bagaimana kamu melihat kondisi operasional BNBA?
Vote Now
  • What?
    Bank Bumi Arta mengonfirmasi dua direksinya terkait perkara hukum yang masih berlangsung.
  • Who?
    Wikan Aryono S., Hendrik Atmajaya, dan manajemen PT Bank Bumi Arta.
  • Where?
    Dalam keterbukaan informasi perseroan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  • When?
    Informasi perkara diterima pada 1 September 2026 dan disampaikan pada Jumat (4/9).
  • Why?
    Jenis tindak pidana dan detail perkara belum ada keterangan resmi. Wikan mengundurkan diri agar dapat fokus menghadapi kondisi hukum tersebut.
  • How?
    Perseroan memantau proses hukum, menghormati asas praduga tak bersalah, serta memastikan operasional dan layanan nasabah berjalan normal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bagaimana kamu melihat kondisi operasional BNBA?
Vote Now

Bank Bumi Arta bilang ada dua orang direksi, Wikan Aryono S. dan Hendrik Atmajaya, yang terkait perkara hukum. Bank sudah menerima informasi itu pada 1 September 2026. Sekarang proses hukumnya masih jalan dan belum ada putusan tetap. Bank juga bilang usaha dan layanan untuk nasabah tetap berjalan normal.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bagaimana kamu melihat kondisi operasional BNBA?
Vote Now

Pernyataan bahwa operasional, usaha, dan layanan nasabah tetap berjalan normal memberi kepastian bahwa kegiatan bank tetap dijaga di tengah proses hukum. Komitmen memantau perkembangan perkara, menghormati praduga tak bersalah, serta menjaga tata kelola menunjukkan manajemen menempatkan kelangsungan usaha dan kewajiban kepada pemangku kepentingan sebagai perhatian.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bagaimana kamu melihat kondisi operasional BNBA?
Vote Now

Jakarta, FORTUNE - PT Bank Bumi Arta (BNBA) menanggapi terkait dua direksi perseroan yang tersangkut kasus hukum. Perusahaan berkomitemen menjaga layanan bank.

Manajemen Bank Bumi Arta menyatakan telah menerima informasi mengenai perkara tersebut pada 1 September 2026. Dua anggota direksi yang disebut terkait dengan perkara itu adalah Wikan Aryono S. dan Hendrik Atmajaya. Namun demikian, pihak bank tidak merinci jenis tindak pidana atau detail perkara hukum kedua diresi tersebut.

Hingga saat ini, BBNA hanya mengonfirmasi proses hukum tersebut masih berlangsung dan belum terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

"Perseroan akan terus memantau perkembangan proses hukum tersebut," demikian disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dikutip Jumat (4/9).

BNBA juga menegaskan akan menghormati sepenuhnya jalannya proses hukum dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah (presumption of innocence) serta mematuhi ketentuan yang berlaku.

Di tengah proses tersebut, manajemen memastikan kegiatan operasional, usaha, dan layanan kepada nasabah tetap berjalan normal. Perseroan juga menyatakan akan menjaga penerapan tata kelola perusahaan yang baik untuk memastikan kelangsungan usaha dan memenuhi kewajiban kepada seluruh pemangku kepentingan.

Sebelumnya, pada 17 Juni 2026, BNBA telah menerima surat pengunduran diri Wikan Aryono S. dari posisi presiden direktur. Pengunduran diri tersebut disampaikan dengan alasan agar Wikan dapat fokus menghadapi kondisi hukum tersebut, serta pertimbangan lainnya seperti kondisi Kesehatan hingga faktor usia.

Pada pembukaan perdagangan Jumat (4/9), saham BNBA relatif stabil di level Rp795 per saham, di tengah isu tersebut. Ke

Dalam sebulan terakhir, saham BNBA telah menguat 7,43 persen. Namun, secara year to date, saham perseroan baru naik 0,63 persen.

Pilih pandanganmu tentang kondisi BNBA

Bagaimana kamu melihat kondisi operasional BNBA?

See More
Operasional tetap normal
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Menunggu perkembangan proses hukum

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article