Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Dapat Restu, Summit Oto Finance Merger dengan Oto Multiartha

Dapat Restu, Summit Oto Finance Merger dengan Oto Multiartha
ilustrasi trade finance (freepik.com/creativeart)
  • PT Summit Oto Finance merger dengan PT Oto Multiartha setelah persetujuan RUPSLB pada 1 September 2026.
  • Penggabungan dilakukan untuk memperkuat sinergi bisnis dan menyesuaikan struktur perusahaan.
  • Summit Oto Finance menjadi entitas penerima penggabungan, sementara Oto Multiartha menggabungkan diri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Fokus merger mana yang paling kamu soroti?
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT Summit Oto Finance resmi merger dengan PT Oto Multiartha setelah memperoleh persetujuan dari rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 1 September 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, tujuan penggabungan tersebut antara lain untuk memperkuat sinergi bisnis serta menyesuaikan struktur perusahaan. Dalam aksi korporasi tersebut, Summit Oto Finance menjadi entitas penerima penggabungan, sementara Oto Multiartha menjadi entitas yang menggabungkan diri.

"Penggabungan diharapkan memberikan dampak positif terhadap kegiatan operasional dan kondisi keuangan perseroan ," kata manajemen Summit Oto Finance, dalam keterangan resmi dikutip Rabu (2/9).

Sejalan dengan merger, pemegang saham SOF menyetujui penerbitan saham baru Seri A kepada SMMA serta saham baru Seri B kepada SMBCI dan SAG. Penerbitan saham tersebut dilakukan untuk meningkatkan modal ditempatkan dan disetor SOF.

Total saham baru yang diterbitkan mencapai 3,15 juta saham dengan nilai nominal Rp1,57 triliun. Seluruh saham tersebut akan ditempatkan dan disetor oleh pemegang saham OTO sebagai bagian dari pelaksanaan penggabungan usaha.

"Seluruh hak dan kewajiban perseroan yang menggabungkan diri beralih kepada perseroan penerima penggabungan sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Selain itu, PT Summit Oto Finance juga akan menerbitkan saham baru yang seluruhnya diambil bagian oleh SMMA. Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan struktur permodalan dengan ketentuan batas kepemilikan asing, yang ditetapkan maksimal 85 persen dari modal disetor SOF.

Sedangkan penerbitan saham kepada SMBCI dan SAG dilakukan karena kedua pihak tersebut merupakan pemegang saham PT Oto Multiartha. Saham baru tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan penggabungan usaha kedua perusahaan.

Kedua perusahaan menyatakan, merger tersebit tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kelangsungan usaha perseroan.

Sebagai informasi, OTO dan SOF merupakan perusahaan yang masing-masing dikendalikan oleh PT Bank SMBC Indonesia Tbk dengan kepemilikan saham sebesar 51 persen.

    Share Article
    Editorial Team
    Ekarina .
    EditorEkarina .

    Latest in Finance

    See More