Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Bidik Pertumbuhan SME 8%, CIMB Niaga Luncurkan Preferred BOSS

Bidik Pertumbuhan SME 8%, CIMB Niaga Luncurkan Preferred BOSS
Direktur Consumer & Emerging Business Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi
  • CIMB Niaga meluncurkan CIMB Preferred BOSS untuk mengintegrasikan kebutuhan bisnis dan personal pemilik usaha.
  • Layanan ini menawarkan pinjaman berbunga khusus, asuransi dengan cashback premi, cicilan bunga 0 persen, serta pembebasan biaya transaksi.
  • Penyaluran kredit SME CIMB Niaga mencapai Rp27,01 triliun pada semester I-2026 dan ditargetkan tumbuh 7–8 persen hingga akhir tahun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah layanan bisnis dan personal terpadu penting?
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) meluncurkan CIMB Preferred BOSS (Business Owner Smart Solutions), layanan yang menyasar pemilik usaha sebagai upaya mendorong ekspansi usaha sekaligus menjaga kesejahteraan kehidupan personal.

Direktur Consumer & Emerging Business Banking CIMB Niaga, Noviady Wahyudi mengatakan inisiatif ini mengintegrasikan kebutuhan bisnis dan personal business owner melalui empat proposisi, yakni One Client Relationship Manager, One Recognition, One Relationship Pricing, serta Dual Solutions & Benefits.

"Dengan berbagai manfaat tersebut, kami berharap nasabah dapat lebih fokus mengembangkan usahanya sekaligus mencapai tujuan finansial pribadi dan keluarga,” kata Noviady ujar Noviady dalam CIMB Niaga Wealth Xpo 2026, Rabu (26/8).

Melalui layanan tersebut, nasabah pemilik bisnis mendapatkan akses ke sejumlah fasilitas, berupa pinjaman bisnis dengan skema suku bunga khusus, perlindungan asuransi dengan cashback premi hingga 30 persen, serta fasilitas cicilan dengan bunga 0 persen hingga 12 bulan. Nasabah juga memperoleh pembebasan biaya transaksi untuk kebutuhan bisnis dan personal, serta manfaat dari layanan CIMB Preferred.

Head of Emerging Business Banking CIMB Niaga, Tony Tardjo menambahkanpelaku usaha yang termasuk dalam layanan ini termasuk pemilik usaha kecil dan menengah (SME), yang mana ruang pertumbuhannya besar di Indonesia.

"Value proposition yang baru ini, semua kebutuhan nasabah baik dia sebagai pribadi maupun sebagai pemilik bisnis itu dilayani oleh satu representative marketing saja. Jadi apapun kebutuhannya nasabah baik kebutuhan bisnisnya maupun secara pribadi" kata Tony.

Hingga semester I 2026, penyaluran kredit SME CIMB Niaga mencapai Rp27,01 triliun, tumbuh 2,9 persen secara tahunan. Tony mengatakan, tingkat suku bunga masih menjadi salah satu tantangan bagi pelaku usaha dalam mengakses pembiayaan sehingga berdampak pada kinerja penyaluran perseroan.

Untuk mendorong pertumbuhan, CIMB Niaga menawarkan suku bunga kompetitif serta menghadirkan inisiatif Preferred BOSS. Bank swasta terbesar kedua ini pun membidik kredit SME tumbuh 7 persen hingga 8 persen hingga akhir 2026, sehingga portofolionya diharapkan mencapai sekitar Rp28 triliun hingga Rp28,5 triliun.

    Share Article
    Editorial Team
    Ekarina .
    EditorEkarina .

    Latest in Finance

    See More