Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

5 Perbedaan Kartu Kredit Indonesia dengan Visa dan Mastercard

5 Perbedaan Kartu Kredit Indonesia dengan Visa dan Mastercard
ilustrasi kartu kredit (unsplash.com/Nathanareboucas)

  • KKI memproses transaksi domestik melalui Gerbang Pembayaran Nasional, sedangkan Visa dan Mastercard memakai jaringan global.

  • KKI diluncurkan BI dan ASPI bersama ekosistem pembayaran nasional, sementara Visa dan Mastercard dikembangkan perusahaan swasta global melalui kemitraan bank penerbit.

  • KKI awalnya hadir secara digital lewat QRIS dengan MDR 0–0,7 persen. Visa dan Mastercard mendukung transaksi internasional dan promo merchant.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, Indonesia – Peluncuran Kartu Kredit Indonesia (KKI) menambah pilihan kartu kredit di Indonesia. Namun, KKI tidak menggantikan kartu kredit dengan jaringan internasional seperti Visa dan Mastercard.

KKI dan kartu kredit internasional tetap dapat digunakan berdampingan. Salah satu perbedaannya terletak pada jaringan dan pemrosesan transaksi. Berikut perbedaan Kartu Kredit Indonesia dengan Visa dan Mastercard yang perlu diketahui.

  1. Perbedaan Kartu Kredit Indonesia dengan Visa dan Mastercard

  2. 1. Skema pemrosesan pembayaran

    Kartu Kredit Indonesia, Visa, dan Mastercard sama-sama menawarkan fasilitas kredit sebagai sumber dana. Namun, skema pemrosesan pembayaran pada masing-masing layanan tetap memiliki perbedaan.

    KKI melayani transaksi domestik dengan mengandalkan jaringan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Melalui KKI, pemrosesan transaksi dilakukan di dalam negeri dengan dukungan infrastruktur Sistem Pembayaran Nasional.

    Di sisi lain, kartu kredit Visa dan Mastercard diproses menggunakan jaringan prinsipal jaringan global. Hal ini memungkinkan transaksi dapat dilakukan lintas negara. 

  3. 2. Pengelola

    Perbedaan Kartu Kredit Indonesia dengan Visa dan Mastercard dapat dilihat dari pengelolanya. Kartu Kredit Indonesia diluncurkan Bank Indonesia (BI) bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Nasional (ASPI), dengan dukungan Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI), Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) penerbit, dan PIP.

    Berbeda dengan KKI, Visa dan Mastercard dikembangkan oleh perusahaan swasta penyedia jasa jaringan finansial global. Konsumen dapat memiliki kartu kredit internasional melalui bank penerbit yang menjalin kemitraan dengan kedua perusahaan tersebut.

  4. 3. Media transaksi

    Kartu kredit berfungsi sebagai sumber dana untuk mendukung transaksi sehari-hari, baik KKI maupun kartu kredit internasional. Keduanya menawarkan pilihan media transaksi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

    Pada tahap awal, Kartu Kredit Indonesia tersedia dalam bentuk digital yang terintegrasi melalui fitur QRIS (MPM, CPM dan Tap). Ke depannya, pemerintah memastikan KKI akan dikembangkan dalam kartu fisik.

    Kartu kredit Visa dan Mastercard sudah mendukung kartu fisik maupun digital. Pemrosesan transaksi kartu fisik mengandalkan penetrasi jaringan EDC, sementara kartu digital dapat melalui aplikasi pembayaran online.

  5. 4. Biaya transaksi

    Perbedaan Kartu Kredit Indonesia dengan Visa dan Mastercard lainnya adalah biaya transaksi. Bagi merchant atau pedagang, KKI menawarkan efisiensi biaya lebih menguntungkan dibandingkan kartu kredit berprinsip internasional.

    Biaya Merchant Discount Rate (MDR) KKI melalui QRIS berada di kisaran 0 persen hingga 0,7 persen per transaksi. Sementara, kartu Visa dan Mastercard umumnya berkisar 1,15 persen hingga 3,3 persen per transaksi. Transaksi internasional atau konversi mata uang asing bisa dikenakan 0,2 persen atau 1 persen dari total transaksi.

  6. 5. Manfaat bagi pemegang kartu

    Kehadiran Kartu Kredit Indonesia memberikan alternatif sumber dana berbasis kredit bagi masyarakat Indonesia. Peluncurannya diharapkan mendukung inovasi sistem pembayaran dan memperkuat ekosistem keuangan digital nasional.

    Layanan ini dirancang untuk menyediakan instrumen deferred payment domestik yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal. Nasabah bisa menggunakan fasilitas kredit melalui QRIS selain sumber dana pada rekening atau uang elektronik.

    Kartu kredit berprinsip internasional, seperti Visa dan Mastercard menawarkan kemudahan transaksi cashless untuk transaksi domestik maupun internasional. Pemegang kartu juga bisa menikmati berbagai promo dan penawaran menarik di jutaan merchant.

    Jadi, itulah perbedaan Kartu Kredit Indonesia dengan Visa dan Mastercard. Peluncuran KKI memberikan alternatif deferred payment domestik bagi masyarakat, sedangkan kartu kredit internasional sepertu Visa dan Mastercard tersedia sebagai pilihan.

    FAQ seputar Kartu Kredit Indonesia dengan Visa dan Mastercard

    Apakah Kartu Kredit Indonesia sama dengan kartu kredit konvensional?

    Perbedaan ada pada infrastruktur pemrosesan transaksi. KKI menggunakan infrastruktur sistem pembayaran domestik, sedangkan kartu kredit tertentu mengandalkan jaringan prinsipal internasional.

    Apakah Kartu Kredit Indonesia bisa digunakan di luar negeri?

    Tidak. KKI saat ini melayani pembayaran domestik menggunakan jaringan pembayaran GPN.

    Apakah Kartu Kredit Indonesia menggantikan Visa dan Mastercard?

    Tidak. KKI dan kartu kredit berprinsip internasional dapat digunakan secara berdampingan.

    Siapa yang bisa menggunakan Kartu Kredit Indonesia?

    Kartu Kredit Indonesia (KKI) kini dapat digunakan oleh masyarakat umum dan pelaku usaha untuk segmen ritel.

Share Article
Editorial Team

Latest in Finance

See More