Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

FWD Insurance Cetak Laba Berkat Raup Premi Rp766 Miliar

2 min read
FWD Insurance Cetak Laba Berkat Raup Premi Rp766 Miliar
Ilustrasi Gedung FWD Insurance/Dok FWD Insurance
  • FWD Insurance Indonesia membukukan premi Rp766 miliar pada paruh pertama 2026, naik 30 persen secara tahunan.

  • Laba bersih setelah pajak mencapai Rp107,3 miliar, berbalik dari rugi Rp55,6 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

  • Pembayaran klaim dan manfaat naik 17 persen menjadi Rp246,5 miliar, sementara RBC berada di level 281 persen.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jalur distribusi FWD Insurance mana yang paling menarik?
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT FWD Insurance Indonesia membukukan premi sebesar Rp766 miliar pada paruh pertama 2026. Jumlah tersebut meningkat 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama FWD Insurance, Jefferey Woo, mengatakan kinerja tersebut salah satunya terdorong oleh kinerja jalur pemasaran meliputi keagenan, bancassurance, dan digital commerce sehingga memperluas jangkauan perseroan di seluruh Indonesia.

"Pencapaian ini didorong oleh kombinasi strategi distribusi yang kuat, kemitraan yang solid, serta fokus kami dalam memahami dan menjawab kebutuhan perlindungan nasabah yang terus berkembang," ujar dia dalam keterangan resmi, Selasa (22/9).

Sejalan dengan pertumbuhan premi tersebut, FWD Insurance membukukan perbaikan profitabilitas tang signifikan. FWD Insurance membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp107,3 miliar, berbalik dari rugi Rp55,6 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan demikian, FWD Insurance mencatat koreksi positif sebesar Rp162,9 miliar secara year-on-year.

Di sisi lain, pembayaran klaim dan manfaat juga meningkat hingga 17 persen secara tahunan menjadi Rp246,5 miliar. Jefferey menilai, peningkatan klaim dan manfaat membuktikan keberhasilan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya sebagai asuransi yang dibutuhkan dan memberikan ketenangan dalam menghadapi ketidakpastian.

Sementara itu, kesehatan keuangan perseroan yang tercermin melalui tingkat solvabilitas (Risk Based Capital/RBC) berada di level 281 persen. Total ekuitas meningkat 3 persen menjadi Rp2,53 triliun.

Jefferey menerangkan, kinerja di Indonesia memberikan kontribusi kuat terhadap operasional entitas induk. Holding FWD Insurance membukukan penjualan bisnis baru meningkat 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi US$1,35 miliar berdasarkan annualised premium equivalent (APE). New business contractual service margin mencapai US$996 juta, tumbuh 25 persen secara tahunan.

Laba operasional setelah pajak meningkat 20 persn menjadi US$298 juta, dengan kontribusi positif dari keempat segmen pelaporan, yaitu Hong Kong SAR & Macau SAR, Thailand & Cambodia, Japan, serta Indonesia sebagai salah satu Expansion Markets.

"Ke depan, FWD Insurance berkomitmen untuk terus meningkatkan pengalaman nasabah melalui layanan yang didukung teknologi digital, memperkuat kemitraan distribusi, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan," pungkasnya.

    Share Article
    Editorial Team
    Ekarina .
    EditorEkarina .

    Related Articles

    See More