FINANCE

Tumbuh 28,4%, PermataBank Bukukan Laba Rp2,6 Triliun di 2023

DPK PermataBank turun 3,59%.

Tumbuh 28,4%, PermataBank Bukukan Laba Rp2,6 Triliun di 2023Kantor Cabang PermataBank Puri Kencana/Dok Bank Permata
16 February 2024
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - PT Bank Permata Tbk (Permatabank) membukukan Laba bersih senilai Rp2,6 triliun sepanjang 2023. Capaian itu tumbuh 28,4 persen secara year on year (YoY)

Direktur Utama PermataBank, Meliza M. Rusli mengatakan, capaian itu didorong oleh pendapatan usaha bank yang tumbuh sebesar 9,3 persen (yoy) menjadi Rp12,1 triliun. 

"Hal ini juga tidak lepas dari dukungan stakeholders kepada PermataBank dalam menjalankan rangka strategi bisnis untuk menjadi ‘Bank of Choice’ dengan mengutamakan customer-centricity guna meningkatkan layanan kepada nasabah dan masyarakat," kata Meliza melalui keterangan resmi yang dikutip di Jakarta, Jumat (16/2).

Ditopang korporasi, kredit tumbuh 4,3%

Ilustrasi Pelayanan Cabang PermataBank/Dok PermataBank

Kondisi itu juga dikontribusi oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 9,6 persen sejalan dengan pertumbuhan penyaluran kredit di tahun 2023. Ia menambahkan, penyaluran kredit PermataBank tumbuh 4,3 persen (yoy) menjadi Rp142,2 triliun, didorong oleh pertumbuhan penyaluran kredit kepada Korporasi sebesar 6,1 persen (yoy). 

Sementara itu, Pendapatan Operasional sebelum Provisi (PPOP) juga meningkat menjadi Rp5,9 trilliun atau tumbuh sebesar 18,6 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pengelolaan kualitas aset dan portfolio kredit juga diklaim tetap terjaga dan tercermin dalam rasio Gross NPL dan Loan at Risk (LAR) PermataBank di Desember 2023 pada level masing-masing 2,9 persen dan 8,7 persen. 

Meliza menyebut, hal ini mencerminkan penerapan prinsip perbankan yang prudent dengan menyelaraskan antara risk appetite dan risk-based-pricing dalam memberikan pelayanan yang optimal bagi nasabah Bank. 

DPK PermataBank turun 3,59%

Ilustrasi Bank Permata/Shuterstock Infiksjurnal

Related Topics