- Steffano Ridwan : Presiden Komisaris
- Thillagavathy Nadason : Komisaris
- Taufik Aulia : Komisaris
- Sarastri Baskoro : Komisaris Independen
- Rallyati Arianto Wibowo, S.E. : Komisaris Independen
WOM Finance Angkat Steffano Ridwan jadi Presiden Komisaris

- RUPST WOM Finance menetapkan Steffano Ridwan sebagai Presiden Komisaris menggantikan Djaja Suryanto Sutandar yang masa jabatannya berakhir, dengan harapan memperkuat sinergi bersama Maybank Indonesia.
- WOM Finance mencatat pembiayaan baru Rp5,94 triliun tumbuh 9,35% YoY, total aset naik 6,08%, ekuitas meningkat 4,81%, serta menjaga rasio NPF gross di level 2,17%.
- Perseroan membukukan laba bersih Rp142,55 miliar dan memperkuat permodalan melalui penerbitan obligasi Rp1,5 triliun serta tambahan fasilitas kredit perbankan senilai Rp1,65 triliun.
Jakarta,FORTUNE — Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) menyetujui sejumlah agenda termasuk perubahan susunan pengurus dengan mengangkat Steffano Ridwan jadi Presiden Komisaris. Seperti diketahui, Steffano saat ini merupakan Presiden Direktur (Presdir) dari Maybank Indonesia atau induk perusahaan
“Tentu dengan perubahan ini, dengan masuknya saya diharapkan sinergi dengan Maybank Indonesia bisa membuat WOM Finance menjadi salah satu perusahaan pembiayaan yang terkemuka di Indonesia,” kata Steffano saat ditemui di Jakarta, Senin (30/3).
Selain itu, rapat juga memberhentikan dengan hormat Djaja Suryanto Sutandar selaku Presiden Direktur Perseroan lantaran telah habis masa jabatannya di tahun ini. Steffano menyebut, perseroan masih terus berdiskusi untuk memilih nama Presiden Direktur yang baru dan akan ditentukan dalam waktu dekat.
Steffano menambahkan, di tengah kondisi ekonomi dan persaingan bisnis yang cukup menantang, Perseroan berhasil membukukan kinerja yang solid dan secara konsisten membagikan dividen kepada seluruh pemegang saham.
Pembiayaan baru WOM Finance naik 9,35%

Hingga 31 Desember 2025, WOM Finance mencatat penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp5,94 triliun atau tumbuh 9,35 persen (YoY). Sementara itu, total aset meningkat 6,08 persen (YoY) menjadi Rp7,37 triliun dan ekuitas naik 4,81 persen (YoY) menjadi Rp1,98 triliun. Sementara itu, kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan rasio NPF gross 2,17 persen dan NPF net 0,95 persen.
Direktur WOM Finance, Cincin Lisa Hadi, juga menambahkan bahwa perseroan membukukan laba bersih Rp142,55 miliar dengan Return on Asset 2,41 persen dan Return on Equity 7,45 persen.
Cincin menilai pencapaian ini menunjukkan pengelolaan risiko yang prudent serta penerapan prinsip kehati-hatian yang konsisten di tengah dinamika dan persaingan ketat di industri pembiayaan Indonesia.
Cincin Lisa, menambahkan sebagai upaya Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan, pada tahun 2025 WOM Finance telah melakukan penerbitan obligasi melalui skema Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap II Tahun 2025 dengan nilai sebesar Rp1,5 triliun. Selain itu, perusahaan dengan kode saham WOMF ini juga memperoleh tambahan fasilitas kredit dari perbankan sebesar Rp1,65 triliun.
Sehubungan dengan keputusan tersebut, maka susunan anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah WOM Finance secara resmi ditetapkan sebagai berikut
Dewan Komisaris :
Direksi :
- Cincin Lisa Hadi : Direktur
- Hendrik Progo : Direktur
- Paulus Cholot Janala : Direktur
Dewan Pengawas Syariah
- Abdul Jabar Majid : Ketua
- Nadratuzzaman Hosen : Anggota

















