Citi Luncurkan Token Digital Pertama di Pasar Global

- Citi meluncurkan digital depositary receipts pertama untuk membantu perusahaan swasta mengakses likuiditas tanpa harus melalui proses IPO yang panjang dan kompleks.
- Inisiatif ini menggunakan infrastruktur blockchain dari SIX, dengan Citi berperan sebagai emiten sekaligus bank kustodian yang menangani penyimpanan serta penyelesaian transaksi token digital.
- Peluncuran resmi dilakukan bersamaan dengan transaksi perdana antara Kaleido dan sejumlah investor, menandai langkah baru Citi dalam memperluas dukungan terhadap pasar aset digital global.
Jakarta, FORTUNE – Grup perbankan asal Amerika Serikat, Citigroup Inc., (Citi) meluncurkan digital depositary receipts atau token digital untuk sektor swasta demi membantu perusahaan di berbagai negara yang menghadapi kerumitan dan waktu yang panjang penawaran saham perdana (IPO).
Head of Partnerships and Innovation untuk bisnis Services Citi, Biswarup Chatterjee, menyatakan inisiatif tersebut menyasar perusahaan swasta yang mencari jalur alternatif mengakses likuiditas tanpa harus bergantung pada pasar sekunder yang masih terfragmentasi.
Menurutnya, solusi ini efisien, hemat biaya, dan sepenuhnya berbasis digital untuk segmen pasar modal yang selama ini dikenal kurang likuid.
"Interoperabilitas produk ini akan memungkinkan Citi untuk lebih jauh mendukung lebih banyak emiten dan investor, seiring perkembangan infrastruktur pasar aset digital," kata Biswarup melalui keterangan resmi yang dikutip di Jakarta, Kamis (16/7).
Token digital ini menyediakan alternatif berstandar kelembagaan yang fleksibel dan mampu memenuhi skala kebutuhan pasar tertutup.
Ketika struktur sektor swasta lain masih menggunakan Special Purpose Vehicle (SPV) dari pihak ketiga yang tetap berperan penting dalam pasar, model Citi ini dapat mengurangi potensi kerumitan dan biaya tersembunyi. Sebab, Citi berperan tunggal sebagai emiten sekaligus bank kustodian.
Menurutnya, sistem ini menggunakan infrastruktur blockchain yang dioperasikan oleh SIX—salah satu Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP). Dengan demikian, Citi berperan sebagai bank kustodian pada platform tersebut, bertanggung jawab atas penyelesaian transaksi dan penyimpanan token digital.
Solusi baru ini resmi beroperasi bersamaan dengan transaksi perdana antara Kaleido, platform tokenisasi dan aset digital yang juga merupakan perusahaan portofolio Citi, dan beberapa investor dari lini bisnis wealth, yang didukung oleh lini bisnis secondary private markets di Citi.
"Digital depositary receipts Citi memungkinkan kami mengeksplorasi jalur pertumbuhan baru sambil tetap mempertahankan kegesitan yang menjadi keunggulan perusahaan tertutup, dan itu sangat menguntungkan bagi para pendiri yang memiliki perencanaan jangka panjang," kata Steve Cerveny, Founder and CEO dari Kaleido.



















