OCBC Tambah Fasilitas Transaksi Valas, Total Bisa Transaksi 15 Mata Uang

- OCBC menambah tiga mata uang baru—AED, THB, dan KRW—dalam layanan transaksi bilateral tanpa konversi perantara untuk mendukung ekspansi bisnis Indonesia di Asia dan Timur Tengah.
- Layanan ini memungkinkan transaksi langsung lintas negara secara offline maupun digital melalui OCBC Business, memberikan fleksibilitas dan kemudahan bagi pelaku usaha dalam mengelola perdagangan internasional.
- Dengan tambahan tersebut, total kini ada 15 mata uang asing yang dapat digunakan nasabah korporasi OCBC, memperkuat efisiensi biaya serta daya saing bisnis di pasar global.
Jakarta, FORTUNE – PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) memperluas jangkauan layanan transaksi bilateral dengan menambahkan tiga mata uang lokal baru tanpa konversi perantara (direct settlement). Ketiga mata uang tersebut meliputi Dirham Uni Emirat Arab (AED), Baht Thailand (THB), dan Won Korea Selatan (KRW).
Langkah ini dihadirkan sebagai bentuk dukungan berkelanjutan bagi pelaku usaha Indonesia yang tengah membidik ekspansi pasar di kawasan Asia dan Timur Tengah. Melalui fasilitas teranyar ini, OCBC berkomitmen menyediakan solusi perbankan lebih relevan, efisien, dan kompetitif guna memperkuat daya saing nasabah bisnis di kancah global.
Head of Transaction Banking OCBC, Gianto Kusno, menjelaskan penambahan opsi valuta asing (valas) ini dirancang memberikan kenyamanan dan fleksibilitas optimal bagi para pelaku usaha dalam mengelola perdagangan internasionalnya.
“Para pelaku usaha kini dapat menjalankan transaksi dari dan ke Uni Emirat Arab, Thailand dan Korea Selatan secara lebih nyaman dan fleksibel. Tidak hanya bisa dilakukan secara offline di seluruh premises OCBC, layanan ini juga dapat diakses secara digital melalui OCBC Business sehingga nasabah bisnis kami dapat mengelola transaksi kapan saja dan dari mana saja,” ujar Gianto melalui keterangan resmi di Jakarta, Senin (13/7).
Kehadiran fitur mata uang lokal non-dolar ini menyederhanakan proses pembayaran dan penerimaan dana lintas negara. Karena tidak memerlukan konversi ke mata uang perantara (seperti dolar AS), nasabah dapat menikmati sejumlah keuntungan finansial, mulai dari pemrosesan transaksi yang lebih cepat, pengelolaan arus kas (cash flow) yang lebih terukur, hingga efisiensi biaya berkat penawaran kurs lebih kompetitif.
Untuk memastikan aksesibilitas yang inklusif, layanan ini diintegrasikan ke berbagai jenis rekening korporasi dengan berbagai skala usaha. Fleksibilitas ini dapat dinikmati oleh pemegang rekening Giro Business Smart, Giro Business Signature, Giro DHE SDA (Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam), hingga Giro Multicurrency.
Dengan penambahan AED, THB, dan KRW, portofolio valas OCBC kini semakin kaya demi menopang aktivitas kemitraan, ekspor, dan perdagangan dengan mitra strategis global. Secara total, nasabah korporasi OCBC saat ini dapat bertransaksi menggunakan 15 mata uang asing utama.
Daftar lengkap 15 mata uang yang dilayani meliputi euro (EUR), poundsterling (GBP), dolar Australia (AUD), dolar Selandia Baru (NZD), dolar Amerika Serikat (USD), franc Swiss (CHF), dolar Kanada (CAD), yen Jepang (JPY), dolar Singapura (SGD), yuan Tiongkok (CNH), dolar Hong Kong (HKD), riyal Arab Saudi (SAR), dirham Uni Emirat Arab (AED), baht Thailand (THB), dan won Korea Selatan (KRW).




















