Bentley Siapkan Torcal, Mobil Listrik Pertama Meluncur September

- Bentley akan memperkenalkan mobil listrik pertamanya, Torcal, di London pada 23 September 2026, sebelum pemasaran dimulai pada 2027 sebagai model keempat dalam jajaran produk.
- Torcal diperkirakan berupa SUV listrik all-wheel drive sepanjang 5,4 meter, berjarak tempuh lebih dari 600 kilometer, serta mendukung pengisian 400 kW melalui arsitektur 800 volt.
- Bentley mengembangkan Torcal bersama Porsche Cayenne Electric sambil mempertahankan kemewahan dan craftsmanship, serta mengubah strategi menjadi kombinasi kendaraan listrik, hibrida, dan mesin pembakaran internal.
Jakarta, FORTUNE - Bentley bersiap memperluas jejaknya di pasar kendaraan listrik premium. Produsen mobil mewah asal Inggris tersebut akan memperkenalkan model listrik pertamanya, Torcal, di London pada 23 September 2026, sebelum mulai dipasarkan pada 2027.
Kehadiran Torcal menjadi langkah penting bagi Bentley untuk masuk lebih dalam ke segmen kendaraan listrik mewah yang semakin kompetitif. Model tersebut akan menjadi anggota keempat dalam jajaran Bentley, melengkapi Continental GT, Flying Spur, dan Bentayga.
Dilansir dari EV Central, Bentley sebelumnya menyebut Torcal sebagai urban SUV. Namun, dimensi kendaraan yang diperkirakan mencapai 5,4 meter membuat model tersebut lebih besar dari gambaran SUV perkotaan pada umumnya. Torcal diperkirakan menggunakan sistem penggerak listrik all-wheel drive dengan jarak tempuh lebih dari 600 kilometer.
Dari sisi pengisian daya, kendaraan ini disebut akan menggunakan arsitektur kelistrikan 800 volt yang dikembangkan bersama Porsche Cayenne Electric. Sistem tersebut memungkinkan pengisian daya hingga 400 kW. Bentley sebelumnya mengungkapkan bahwa pengisian selama sekitar 6,5 menit dapat menambah jarak tempuh hingga 161 kilometer.
Nama Torcal diambil dari El Torcal de Antequera, kawasan formasi batuan karst di Andalusia, Spanyol. Penamaan tersebut mengikuti tradisi Bentley yang menggunakan berbagai nama dari bentang alam sebagai identitas produknya.
Nama Torcal juga memiliki keterkaitan dengan kata Latin torquere yang berarti "memutar" dan menjadi asal kata torque atau torsi. Nama tersebut sekaligus menggambarkan karakter yang ingin dibawa Bentley melalui kendaraan listriknya, terutama respons tenaga dan akselerasi yang cepat.
Bentley menegaskan elektrifikasi tidak akan menghilangkan karakter yang selama ini menjadi identitasnya. Kemewahan, craftsmanship khas Inggris, penggunaan material premium, serta performa tetap menjadi bagian dari pendekatan desain Torcal.
Chief Executive Officer Bentley, Frank-Steffen Walliser, mengatakan model baru tersebut dirancang untuk mempertahankan standar yang selama ini melekat pada Bentley sekaligus membawa sejumlah pembaruan.
"Selama 107 tahun, Bentley telah menghadirkan mobil dengan performa luar biasa, kenyamanan terbaik, keahlian tangan khas Inggris menggunakan material alami berkualitas tinggi, serta karakter mesin yang penuh emosi. Torcal menetapkan tolok ukur baru di setiap aspek yang penting dan mungkin menjadi mobil yang paling dipikirkan secara matang dalam sejarah kami," ujar Walliser, mengutip Arena EV.
Performa jadi senjata di segmen premium

Ilustrasi Bentley Torcal/Dok. Bentley Torcal dikembangkan bersama Porsche Cayenne Electric dengan berbagi platform serta arsitektur kelistrikan 800 volt. EV Central memperkirakan Bentley akan menggunakan konfigurasi motor listrik dengan performa tinggi, bukan varian entry-level.
Model tersebut diperkirakan memiliki output hingga 850 kW dan torsi 1.500 Nm, yang berpotensi membuat akselerasi 0–100 kilometer per jam berada di kisaran tiga detik. Kecepatan maksimalnya diperkirakan melampaui 322 kilometer per jam. Meski demikian, sejumlah spesifikasi teknis Torcal masih belum dikonfirmasi Bentley. Perusahaan baru akan membuka informasi lebih lengkap menjelang debut resminya pada September.
Langkah tersebut juga datang ketika strategi elektrifikasi Bentley mengalami perubahan. Sebelumnya, perusahaan menargetkan seluruh jajaran produknya menjadi kendaraan listrik pada 2030. Namun, rencana itu kemudian dibatalkan seiring melambatnya adopsi kendaraan listrik.
Dari sisi desain, Torcal diperkirakan banyak mengambil inspirasi dari konsep EXP 15 yang diperkenalkan Bentley tahun lalu. Mobil tersebut memiliki kap mesin panjang dengan proporsi SUV konvensional, sementara versi produksinya diperkirakan menggunakan lampu LED berbentuk J secara vertikal dan grille lebar dengan pencahayaan dari belakang.
Bagian belakang Torcal yang telah diperlihatkan melalui teaser menampilkan lampu LED horizontal dengan pola berlian yang mengapit emblem khas Bentley. Berbeda dari konsep EXP 15 yang menggunakan pintu asimetris dan konfigurasi tiga kursi, Torcal versi produksi diperkirakan hadir dengan empat pintu konvensional dan pilihan konfigurasi empat atau lima penumpang.
Interiornya juga tetap menggabungkan karakter tradisional dengan teknologi. Bentley diperkirakan mempertahankan penggunaan kulit dan kayu, tetapi dengan panel instrumen yang lebih ramping serta dukungan head-up display. Sistem infotainment akan ditempatkan secara vertikal di antara pengemudi dan penumpang, sementara sejumlah tombol fisik dan kenop tetap dipertahankan untuk mengakses berbagai fungsi kendaraan.
Bentley kini memilih mempertahankan kombinasi kendaraan hibrida dan listrik. Mesin pembakaran internal juga diperkirakan tetap tersedia melewati target penghentian sebelumnya pada 2030 dan masih dijual setelah 2035. Peluncuran September akan menjadi momentum untuk melihat strategi Bentley menghadapi perubahan selera konsumen sekaligus memperketat persaingan kendaraan listrik premium global.




















