Keluarga Arnault Akan Rombak Kerajaan Bisnis LVMH

- Keluarga Bernard Arnault akan menyederhanakan kepemilikan LVMH dengan menggabungkan Financière Agache, Agache, dan Christian Dior menjadi Agache SCA.
- Setelah restrukturisasi, Agache SCA akan memegang langsung 49,76% saham dan 65,55% hak suara LVMH, sembari menjaga kendali keluarga Arnault.
- Penggabungan ditargetkan selesai akhir Desember 2026; penawaran tunai bagi pemegang 2,44% saham Christian Dior diperkirakan dibuka kuartal I 2027.
Jakarta, FORTUNE – Keluarga miliarder Prancis Bernard Arnault berencana menyederhanakan struktur kepemilikan LVMH Moët Hennessy Louis Vuitton melalui penggabungan perusahaan investasi keluarga, Agache, dengan Christian Dior.
Rencana yang diumumkan Christian Dior pada Rabu (23/9) tersebut akan mengonsolidasikan kepemilikan keluarga Arnault atas LVMH dalam satu entitas bernama Agache, demikian dilaporkan Reuters.
Melansir Reuters, saat ini, Agache memiliki 96 persen saham Christian Dior dan 97,1 persen hak suara di perusahaan tersebut. Agache juga secara langsung menguasai 6,77 persen saham LVMH dan 8,49 persen hak suara.
Dalam restrukturisasi ini, Financière Agache akan terlebih dahulu digabungkan dengan Agache. Selanjutnya, Agache akan dilebur ke Christian Dior. Perusahaan hasil penggabungan kemudian dikonversi menjadi limited joint-stock partnership atau société en commandite par actions (SCA) dan berganti nama menjadi Agache.
Setelah transaksi rampung, Agache SCA akan memegang langsung 49,76 persen saham LVMH dan 65,55 persen hak suara. Secara keseluruhan, keluarga Arnault saat ini menguasai 50,33 persen saham LVMH dan 66,27 persen hak suara.
Melansir GlobeNewswire, penggabungan Agache dan Christian Dior ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026, setelah memperoleh persetujuan rapat umum pemegang saham luar biasa serta persetujuan yang diperlukan dari otoritas pasar modal Prancis, AMF.
Bernard Arnault dan Agache Commandité akan tetap menjadi general partners, sementara Arnault mempertahankan posisi sebagai managing partner. Struktur tersebut akan menjaga kendali keluarga Arnault atas LVMH.
Restrukturisasi juga mencakup penawaran tunai untuk 2,44 persen saham Christian Dior yang belum dimiliki keluarga Arnault. Nilainya sekitar €1,63 miliar berdasarkan harga penutupan 22 September 2026.
Keluarga Arnault tidak berencana melakukan squeeze-out. Artinya, pemegang saham minoritas yang tidak menjual sahamnya tetap dapat menjadi pemegang saham Agache SCA, yang juga akan tetap tercatat di bursa. Penawaran diperkirakan dibuka pada kuartal I 2027 setelah mendapat persetujuan AMF.
Christian Dior menyebut harga penawaran akan dihitung berdasarkan 95 persen nilai aset bersih perusahaan dengan pendekatan look-through, menggunakan rata-rata tertimbang volume perdagangan saham LVMH selama satu bulan.
Berdasarkan perhitungan ilustratif per 23 September 2026, formula tersebut menghasilkan €469,05 per saham Christian Dior dengan rata-rata harga LVMH satu bulan sebesar €423,18. Namun, angka tersebut belum menjadi harga final dan dapat berubah mengikuti pergerakan saham LVMH.
Dengan transaksi ini, rantai kepemilikan keluarga Arnault atas LVMH yang sebelumnya melibatkan Agache, Financière Agache, dan Christian Dior akan dikonsolidasikan ke dalam Agache SCA.




















