Comscore Tracker
LUXURY

BMW Siapkan Supercar Listrik dengan Platform Neue Klasse OEM

Wajah baru BMW Seri M, tapi versi listrik.

BMW Siapkan Supercar Listrik dengan Platform Neue Klasse OEMDetail BMW iX Flow/ Dok. BMW

by Desy Yuliastuti

Jerman, FORTUNE - BMW baru-baru ini menjadi sorotan lantaran pabrikan mobil mewah asal Jerman itu mengisyaratkan bahwa para timnya sedang mengerjakan supercar bertenaga listrik. Electric vehicle (EV) itu akan didasarkan pada arsitektur Neue Klasse OEM.

Chief Technical Officer BMW, Frank Weber, yang mengatakan bahwa merek mobil tersebut tidak mengalami kesulitan sama sekali dalam menghadirkan mobil supercar EV yang emosional dan akan membawa karakter serupa dengan M1 yang ikonik. "Kami sama sekali tidak kesulitan membayangkan model yang sangat emosional berdasarkan matriks Kelas Baru," katanya, dikutip dari Hindustan Times, Senin (31/01).

Pernyataan  Frank Weber tersebut bukan merupakan konfirmasi langsung tentang supercar listrik. Namun, jelas memberi petunjuk jelas dan sinyal kuat bagi para pesaingnya.

Belakangan, BMW memang semakin fokus pada netralitas karbon. Maka, investasi ke kendaraan ramah lingkungan juga ditingkatkan. Dan tak hanya itu, mereka berharap mobil listrik juga dapat mengangkat citra BMW .

Menjawab tantangan kritikus dengan platform Neue Klasse BMW

Di samping itu, pihak pabrikan telah  menerima kritik dari konsumen dan kritikus. Komplain tersebut membicarakan terkait design language model kontemporer yang menggabungkan kisi-kisi grill pada bagian depan yang cukup besar. Posisi tersebut dinilai merusak penampilan BMW yang elegan menjadi aneh untuk dipandang.

Dalam skenario terbaru, pihak pabrikan akan merencanakan model supercar listrik garapannya  sedemikian rupa dan mengembalikan signature look andalan merek tersebut. Langkah tersebut dapat menjadi cara yang sempurna untuk menarik perhatian positif.

Alasan itu membuat BMW menggunakan rancangan platform arsitektur Neue Klasse BMW.  Platform ini mampu menampung empat motor listrik di roda dan baterai yang hanya membutuhkan waktu lima menit untuk diisi ulang.

Dengan kemampuan superior seperti itu, kemungkinan supercar BMW bisa menjadi pemenang di jajaran supercar bertenaga EV.

Related Articles