Mobilitas Tinggi Masyarakat Dorong Wardah Garap Lini Gentle Cleansing

- Wardah meluncurkan Low pH Micellar Pad Japanese Mugwort + Upcycled Lavender, pembersih wajah siap pakai untuk konsumen dengan mobilitas tinggi.
- Produk berformula pH 5,5 ini menggabungkan Japanese Mugwort, Upcycled Lavender, Centella Asiatica, dan Allantoin; diklaim tanpa alkohol, pewangi, serta tidak perlu dibilas.
- Wardah memosisikan micellar pad untuk cleansing setelah olahraga, perjalanan, sebelum tidur, touch-up, sebelum wudhu, hingga kebutuhan umrah dan haji.
Jakarta, FORTUNE — Perubahan pola aktivitas konsumen ikut menggeser kebutuhan terhadap produk kecantikan. Rutinitas yang semakin dinamis membuat produk perawatan kulit tidak hanya dituntut efektif, tetapi juga mudah digunakan dalam berbagai situasi. Tren tersebut menjadi ruang bagi industri kecantikan untuk mengembangkan format produk yang lebih praktis sesuai dengan rutinitas konsumen.
Wardah menangkap peluang itu melalui peluncuran Wardah Low pH Micellar Pad Japanese Mugwort + Upcycled Lavender, produk cleansing berbentuk pad siap pakai yang menggabungkan micellar water dengan formula low pH 5.5. Produk ini menjadi bagian dari upaya Wardah memperluas lini perawatan kulit, khususnya produk cleansing dalam portofolionya.
Brand Representative Wardah, Mila Sri Hardiati, mengatakan diversifikasi produk ini bertujuan mempermudah konsumen agar tidak perlu membawa botol micellar water atau foaming cleanser untuk membersihkan wajah. Lini produk ini menyasar kebutuhan konsumen dengan mobilitas tinggi, termasuk setelah berolahraga, saat bepergian, sebelum tidur, maupun di sela aktivitas harian.
“Konsumen sudah sangat selektif memilih makeup, tetapi proses membersihkannya belum selalu mudah mengikuti keseharian mereka. Melalui Wardah Low pH Micellar Pad, kami ingin menyederhanakan persiapannya, bukan mengurangi kualitas cleansing-nya," ujar Mila dalam talkshow bertajuk "Good Skincare Starts with a Good Clean Slate", yang dalam rangkaian acara Wardah Skinverse 2026 di Jakarta, Minggu (4/10).
Ia menambahkan, format yang praktis perlu berjalan bersama kemampuan membersihkan, kelembutan formula, dan kenyamanan kulit. Dari sisi formula, Wardah memadukan Japanese Mugwort, Upcycled Lavender, Centella Asiatica, dan Allantoin. Produk tersebut juga diklaim alcohol-free, fragrance-free, non-comedogenic, dan non-acnegenic, serta tidak membutuhkan pembilasan setelah digunakan.
Menurut dr. Fiza Fikri, Sp.DVE, FINSDV, FAADV, efektivitas cleansing tidak semata-mata diukur dari sensasi kulit yang terasa sangat kesat setelah dibersihkan. “Kulit yang bersih tidak harus terasa kesat atau tertarik. Cleansing yang baik adalah ketika makeup, sunscreen, sebum, dan kotoran dapat terangkat secara efektif tanpa membutuhkan gesekan berlebihan dan tanpa membuat kulit terasa tidak nyaman setelahnya. Karena itu, efektivitas dan kelembutan seharusnya berjalan beriringan,” kata dr. Fiza.
Strategi pengembangan produk ini juga berkaitan dengan perubahan gaya hidup konsumen. Aktivitas seperti olahraga, perjalanan, pekerjaan, hingga mobilitas di luar rumah menciptakan kebutuhan terhadap produk personal care yang dapat digunakan secara cepat tanpa menambah banyak perlengkapan.
Aaliyah Massaid, menggambarkan kebutuhan tersebut dari pengalamannya menjalani aktivitas sebagai ibu, pekerja kreatif, dan rutin berolahraga. “Setelah menjadi ibu baru yang memiliki aktivitas banyak termasuk syuting dan juga olahraga, aku ingin tetap punya waktu untuk merawat diri, tapi caranya perlu lebih fleksibel,” katanya.
Selain untuk aktivitas sehari-hari, Wardah menempatkan produk tersebut untuk sejumlah kebutuhan spesifik, seperti membersihkan makeup sebelum wudhu, touch-up, serta cleansing sebelum dan setelah olahraga. Format siap pakai juga diarahkan untuk kebutuhan perjalanan, termasuk umrah dan haji.


















