Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Ada Faktor Geopolitik dan Domestik, IHSG Diproyeksi Turun Terbatas

Layar yang menunjukkan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Layar yang menunjukkan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada Senin (19/1), setelah libur long weekend.

Phintraco Sekuritas mengatakan, investor dan pelaku pasar akan menantikan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia) pada Selasa (20/1) dan Rabu (21/1). BI diperkirakan masih akan mempertahankan tingkat suku bunga tetap pada level 4,75 persen karena rupiah yang masih lemah.

"Selain itu, akan dirilis data pertumbuhan kredit Desember 2025 yang diperkirakan melambat menjadi 7,6 persen (YoY) dari 7,74 persen (YoY)," kata tim riset Phintraco Sekuritas.

Dari pasar global, ketidakpastian tentang The Fed dan perkembangan faktor geopolitik akan menjadi sentimen negatif pasar.

Di luar itu, ada pula sentimen berupa rencana pengenaan Tarif Trump terhadap 8 anggota NATO hingga 25 persen sampai tercapai kesepakatan pembelian Greenland. Ke-8 negara itu termasuk negara Eropa, Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia.

Sentimen lainnya adalah kesepakatan dagang antara Tiongkok dan Kanada, berupa langkah untuk sama-sama menurunkan tarif terhadap beberapa produk masing-masing. Itu berlaku mulai 1 Maret 2026.

Di tengah berbagai sentimen itu, Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG berpeluang menguji level 9.100-9.200 selama pekan ini. Daftar saham yang mereka soroti adalah BFIN, ISAT, CDIA, MAPI, TLKM, dan SIDO.

Sementara itu, Pilarmas Investindo Sekuritas menyoroti peluang kenaikan IHSG yang masih terbuka pada minggu ini. "Namun harus tetap hati-hati karena turbulensi akibat tensi geopolitik masih sangat tinggi sehingga kami melihat koreksi berpotensi terjadi hari ini," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus.

Pilarmas memperkirakan IHSG hari ini melemah terbatas dengan support dan resisten 8.920-9.130. Daftar saham pilihan mereka adalah INTP, CTRA, dan CPIN.

Share
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Latest in Market

See More

Harga Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Hari Ini, 19 January 2026

19 Jan 2026, 09:55 WIBMarket