Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Pembukaan IHSG Pagi Ini Anjlok, Bursa Asia Terseret

Pembukaan IHSG Pagi Ini Anjlok, Bursa Asia Terseret
ilustrasi IHSG anjlok (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)
Intinya Sih
  • Pembukaan IHSG pagi ini turun hingga 2,40 persen dalam 15 menit pertama perdagangan.

  • Saham konglomerasi, perbankan, dan tambang emas menjadi pemberat utama indeks.

  • Bursa Asia, terutama KOSPI yang anjlok lebih dari 8 persen, menekan sentimen regional.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, FORTUNE — Pembukaan IHSG pagi ini dibuka melemah tajam dan kembali meninggalkan level 8.000 pada perdagangan Rabu (4/3). Tekanan jual terjadi sejak menit awal seiring sentimen global yang memburuk akibat eskalasi konflik di Timur Tengah dan pelemahan bursa Asia.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan IHSG sempat dibuka di level 7.896. Hingga pukul 09.15 WIB, indeks anjlok 1,66 persen ke 7.805,61. Lima puluh menit setelah pembukaan, IHSG turun lebih dalam 187,91 poin atau 2,40 persen ke level 7.746,21.

Mayoritas saham melemah, transaksi tembus Rp5 triliun

Pada awal sesi, sebanyak 516 saham berada di zona merah, 139 saham menguat, dan 303 stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp4,08 triliun dengan volume 7,40 miliar saham.

Dua puluh menit setelah pembukaan, tekanan bertambah. Sebanyak 563 saham turun, 117 saham naik, dan 278 stagnan. Nilai transaksi tercatat Rp5,23 triliun dengan 9,45 miliar saham berpindah tangan dalam 598 ribu kali transaksi.

Hingga pukul 09.28 WIB, IHSG merosot 2,09 persen ke 7.773,79. Nilai transaksi meningkat menjadi Rp5,90 triliun dengan volume 10,42 miliar saham. Dalam sepekan, IHSG telah terkoreksi 6,14 persen dan secara bulanan turun 4,04 persen.

Indeks utama turut tertekan. LQ45 turun 1,92 persen, JII melemah 2,44 persen, IDX30 turun 1,61 persen, ISSI terdepresiasi 1,90 persen, dan SRI-KEHATI turun 1,46 persen. Seluruh sektor berada di zona merah, termasuk energi, keuangan, teknologi, industri, konsumer, hingga infrastruktur.

Saham konglomerasi dan bank besar jadi pemberat

Tekanan terbesar berasal dari saham berkapitalisasi besar, termasuk kelompok konglomerasi dan perbankan. Saham BUMI, GOTO, dan BMRI tercatat paling ramai ditransaksikan dan bergerak melemah pada awal perdagangan.

Emiten tambang emas juga kompak turun dan menjadi pemberat kinerja indeks. Di sisi lain, tiga saham yang mencatat kenaikan tertinggi pada sesi awal antara lain PT SLJ Global Tbk (SULI) naik 26,61 persen, PT Ifishdeco Tbk (FIS) naik 24,62 persen, dan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) naik 24,59 persen.

Adapun top losers dihuni PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO) yang turun 14,78 persen, PT Indospring Tbk (INDS) melemah 14,68 persen, serta PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) turun 13,22 persen.

Bursa Asia tertekan, Korsel anjlok lebih dari 8 persen

Pelemahan IHSG terjadi di tengah tekanan regional. Indeks KOSPI Korea Selatan anjlok 8,10 persen hingga pukul 09.31 WIB, sehingga akumulasi penurunan dua hari menembus 13 persen. Aksi jual dipicu keluarnya dana cepat dan investor asing setelah sebelumnya pasar melesat didorong laba produsen chip memori berbasis tren kecerdasan buatan (AI). Tekanan tersebut juga menyeret won ke level terendah dalam 17 tahun terhadap dolar AS.

Indeks Nikkei Jepang turun 3,79 persen dan memperpanjang pelemahan tiga hari berturut-turut. Shanghai Composite melemah 0,85 persen, Hang Seng Hong Kong tergerus 1,84 persen, ASX 200 Australia turun 1,90 persen, dan STI Singapura terdepresiasi 2,04 persen.

Investor memangkas posisi pada aset yang dinilai sudah padat, termasuk emas dan saham produsen chip, di tengah kekhawatiran perang yang meluas dapat memicu guncangan energi, mendorong inflasi, dan menunda pemangkasan suku bunga.

Sentimen domestik: THR dan reformasi pasar

Dari dalam negeri, pemerintah menggulirkan stimulus menjelang Idul Fitri 1447 H untuk menjaga daya beli dan pertumbuhan kuartal I-2026. Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) aparatur negara dimulai bertahap sejak 26 Februari 2026 dengan anggaran Rp55 triliun bagi 2,4 juta ASN pusat dan TNI/Polri, 4,3 juta ASN daerah, serta 3,8 juta pensiunan. Pemerintah menyatakan THR dibayarkan penuh 100 persen dan berbeda dari gaji ke-13 yang akan cair Juni 2026.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga melaporkan progres pemenuhan tuntutan penyedia indeks global MSCI. KSEI untuk pertama kalinya mengungkap kepemilikan saham investor di atas 1 persen per 27 Februari 2026. Proses reklasifikasi tipe investor dari 9 menjadi 27 kategori telah mencapai 94 persen. Kenaikan free float minimum dari 7,5 persen menjadi 15 persen masih diproses di internal BEI sebelum persetujuan OJK.

Pembukaan IHSG pagi ini mencerminkan tekanan eksternal yang kuat, dengan mayoritas saham dan seluruh sektor berada di zona merah pada awal perdagangan.

FAQ seputar IHSG pagi ini

Berapa level IHSG saat pembukaan pagi ini?

IHSG dibuka di level 7.896 dan sempat turun hingga 7.746,21.

Sektor apa yang paling tertekan?

Seluruh sektor berada di zona merah, termasuk energi, keuangan, dan teknologi.

Apa sentimen utama pelemahan IHSG?

Eskalasi konflik Timur Tengah dan anjloknya bursa Asia menjadi faktor utama tekanan pasar.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yunisda Dwi Saputri
EditorYunisda Dwi Saputri
Follow Us

Latest in Market

See More