Sehari setelah masuk radar UMA, empat dari enam saham tersebut masih menguat pada perdagangan Kamis (27/8). Berdasarkan data menjelang penutupan sesi I, SAFE mencatat kenaikan harian terbesar dan PICO mengalami koreksi paling dalam. Ini sejalan dengan data perdagangan intraday yang menunjukkan SAFE tetap menguat dan PICO serta FPNI terkoreksi.
SAFE berada di level Rp685 atau naik 11,38 persen dalam sehari. Dalam lima hari terakhir, saham ini telah menguat 72,11 persen dan secara bulanan naik 82,18 persen. Kinerjanya sejak awal tahun juga masih positif sebesar 79,32 persen.
Penguatan juga terjadi pada RSCH, JARR, dan MGLV. RSCH naik 1,18 persen ke Rp344, JARR menguat 1,25 persen ke Rp3.250, sedangkan MGLV naik 1,06 persen ke Rp11.925. Di antara ketiganya, MGLV mencatat lonjakan paling tinggi secara year to date (YTD), yakni 392,77 persen.
Sebaliknya, PICO turun 6,93 persen ke Rp188 dan FPNI melemah 6,02 persen ke Rp625. Meski terkoreksi secara harian, keduanya masih mencatat kenaikan dalam satu bulan. PICO menguat 43,51 persen, sedangkan FPNI melonjak 100,32 persen.
Secara YTD, PICO masih turun 11,32 persen dan FPNI terkoreksi 32,43 persen. RSCH juga masih melemah 16,10 persen sejak awal tahun, sementara JARR mencatat kenaikan tipis sebesar 1,88 persen.