BEI Suspensi Saham SHIP usai Anjlok 57 Persen, Kini Dibuka Lagi

BEI sempat suspensi saham PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) pada 20 Mei 2026 setelah harga sahamnya anjlok hingga 57,9 persen.
Suspensi dilakukan sebagai langkah cooling down agar investor dapat menilai kembali keputusan investasinya.
SHIP masih mencatat laba bersih 17,98 juta dolar AS pada 2025 dengan pendapatan turun menjadi 173,80 juta dolar AS dan aset meningkat ke 539,49 juta dolar AS.
Jakarta, FORTUNE — Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) mulai sesi perdagangan Rabu (20/5). Suspensi dilakukan setelah saham emiten pelayaran sektor energi tersebut mengalami penurunan harga kumulatif yang signifikan.
Dalam pengumuman BEI bernomor Peng-SPT-00120/BEI.WAS/05-2026, penghentian sementara sebagai langkah cooling down dan perlindungan bagi investor. Suspensi berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
“PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) pada tanggal 20 Mei 2026,” tulis BEI dalam keterbukaan informasi.
Table of Content
Alasan BEI suspensi saham SHIP
BEI menjelaskan suspensi saham SHIP untuk memberikan waktu bagi investor mempertimbangkan keputusan investasinya berdasarkan informasi yang tersedia di pasar.
“Penghentian sementara perdagangan saham PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya,” ujar Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan.
Berdasarkan data perdagangan, saham SHIP mengalami tekanan cukup dalam dalam beberapa waktu terakhir. Data Google Finance menunjukkan saham SHIP turun 44,6 persen dalam satu bulan dan melemah 57,9 persen secara year to date (ytd).
BEI meminta pelaku pasar mencermati setiap keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan.
“Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” tulis BEI.
Kinerja keuangan SHIP pada 2025
Di tengah tekanan harga saham, SHIP masih membukukan laba bersih sepanjang 2025. Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk tercatat sebesar 17,98 juta dolar AS.
Angka laba tersebut naik tipis dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 17,41 juta dolar AS. Namun, pendapatan perseroan mengalami penurunan menjadi 173,80 juta dolar AS dari sebelumnya 185,05 juta dolar AS pada 2024.
Laba bruto juga turun menjadi 50,33 juta dolar AS dari 54,38 juta dolar AS. Sementara itu, total aset perseroan naik menjadi 539,49 juta dolar AS hingga akhir 2025, dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar 483,41 juta dolar AS.
Total liabilitas meningkat menjadi 317,01 juta dolar AS dari 261,78 juta dolar AS. Sedangkan, total ekuitas tercatat 222,48 juta dolar AS.
Saham SHIP kembali dibuka BEI
Setelah sempat disuspensi, BEI resmi membuka kembali perdagangan saham SHIP mulai sesi I perdagangan 21 Mei 2026. Meski suspensi telah dicabut, saham SHIP terpantau melemah 4,85 persen atau turun 100 poin ke level Rp1.960 per saham pada penutupan sesi I perdagangan Kamis (21/5)
Hingga jeda siang, saham bergerak di rentang Rp1.940 hingga Rp2.390 dengan volume transaksi 412 lot dan nilai transaksi sekitar Rp84,2 juta.
SHIP bergerak di bisnis pelayaran migas
PT Sillo Maritime Perdana Tbk merupakan emiten yang bergerak di bidang jasa pelayaran untuk mendukung kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas. Perseroan didirikan pada 1 Juni 1989 dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 16 Juni 2016 dengan kode saham SHIP.
Awalnya, perusahaan beroperasi sebagai agen perusahaan pelayaran internasional sebelum memperluas bisnis ke sektor kapal penunjang migas. Sejak 2008, SHIP mulai fokus mengoperasikan kapal Anchor Handling Tug Supply (AHTS) untuk industri minyak dan gas.
Saat ini, perseroan mengoperasikan berbagai jenis armada, termasuk Floating Storage Offloading (FSO), tanker LNG, tanker minyak, hingga Offshore Support Vessel seperti crew boat, harbour tug, platform supply vessel, utility vessel, dan AHTS.
Dalam kegiatan usahanya, SHIP menjalankan bisnis penyewaan kapal berbasis kontrak time charter. Skema tersebut membuat penyewa bertanggung jawab atas biaya perjalanan seperti bahan bakar dan pelabuhan dan perseroan menanggung biaya awak kapal, pemeliharaan, dan operasional armada.
Sillo Maritime Perdana juga menjalankan usaha pengangkutan laut barang dan penumpang antar pelabuhan di Indonesia serta pengangkutan minyak dan gas menggunakan kapal tanker.
FAQ seputar BEI suspensi saham SHIP
| Mengapa BEI suspensi saham SHIP? | BEI menghentikan sementara perdagangan saham SHIP karena terjadi penurunan harga kumulatif yang signifikan. |
| Kapan suspensi saham SHIP mulai berlaku? | Suspensi saham SHIP mulai berlaku pada perdagangan Rabu, 20 Mei 2026. |
| Di pasar mana suspensi SHIP diberlakukan? | Penghentian sementara dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. |
| Apa bisnis utama PT Sillo Maritime Perdana Tbk? | SHIP bergerak di bidang jasa pelayaran untuk mendukung industri minyak dan gas. |


















