Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

CUAN Negosiasi Akuisisi Saham Mayoritas SINI, Demi Ekspansi

CUAN Negosiasi Akuisisi Saham Mayoritas SINI, Demi Ekspansi
PT Singaraja Putra Tbk (singarajaputra.com)
  • CUAN sedang bernegosiasi untuk mengakuisisi saham mayoritas SINI, setelah melalui anak usaha PT Kreasi Jasa Persada telah memiliki 27,78 persen saham per 4 September 2026.
  • Pembahasan mencakup mekanisme, harga, dan jadwal penyelesaian. Jika seluruh syarat terpenuhi, CUAN berpotensi menjadi pemegang saham terbesar sekaligus mengendalikan arah, kebijakan, dan manajemen SINI.
  • Rencana ini ditujukan menambah aset dan jaringan usaha CUAN. Sementara itu, SINI mencatat pendapatan Rp537,84 miliar dan laba bersih Rp679,7 miliar hingga Juli 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) berencana mengakuisisi saham mayoritas PT Singaraja Putra Tbk (SINI). Saat ini, pihak CUAN sedang bernegosiasi tentang rencana itu dengan pemegang saham SINI.

Per 4 September 2026, melalui entitas anak PT Kreasi Jasa Persada, CUAN telah memiliki 27,78 persen saham sini secara langsung maupun tidak langsung. Diskusi yang sedang berlangsung membahas beberapa hal, seperti kesepakatan mengenai mekanisme, harga, dan waktu penyelesaian yang diantisipasi untuk rencana pengambilalihan.

"Tujuan dari rencana pengambilalihan ini, antara lain, untuk menambah aset grup CUAN, memperluas jaringan usaha, serat sebagai bagian dari rencana pengembangan usaha jangka panjang grup CUAN untuk menjadi perusahaan pertambangan dan jasa pertambangan yang terintegrasi," demikian dikutip dari pengumuman resmi Manajemen CUAN dalam keterbukaan informasi, Jumat (4/9).

Berdasarkan hasil negosiasi yang sedang dilakukan dan dipenuhinya seluruh persyaratan serta persetujuan yang diperlukan, diharapkan setelah penyelesaian rencana pengambilalihan, maka CUAN akan menjadi pemegang saham terbesar pada SINI melalui anak usahanya.

"Sekaligus memiliki pengendalian terhadap arah dan kebijakan perusahaan serta manajemen SINI," kata Manajemen CUAN.

Lebih lanjut, sehubungan dengan pengumuman negosiasi yang CUAN sampaikan pada 29 Desember 2025, para pihak terkait menyepakati untuk tidak melanjutkan pembahasan dan mengakhiri proses transaksi tersebut. Oleh karena itu, transaksi negosiasi terbaru yang perseroan umumkan awal September tersebut merupakan transaksi baru dan bukan merupakan kelanjutan dari transaksi terdahulu.

Dari segi kinerja, SINI membukukan pendapatan sebesar Rp537,84 miliar pada akhir Juli 2026, naik dari Rp534,02 miliar pada periode yang sama di 2025. Pada bottom-line, SINI membalikkan kerugian bersih sebesar Rp43,09 miliar menjadi laba bersih sebesar Rp679,7 miliar pada akhir Juli 2026. Laba per saham SINI sendiri berjumlah Rp1.413,10 pada akhir Juli 2026, berbalik dari rugi per saham sebesar Rp89,58 di periode serupa pada 2025.

    Share Article
    Editorial Team

    Latest in Market

    See More