Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dividen Interim BMRI Rp66 per Saham, Total Rp6,16 Triliun
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (bankmandiri.co.id)
  • Bank Mandiri akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp66 per saham, dengan total sekitar Rp6,16 triliun untuk 93,33 miliar saham beredar.
  • Jadwal cum dividend, ex dividend, recording date, dan pembayaran belum diumumkan. Bank Mandiri menyatakan pembagian ini tidak berdampak material pada operasional maupun kondisi keuangan.
  • Pada semester I-2026, BMRI membukukan laba bersih Rp30,4 triliun, naik 24,40 persen secara tahunan, ditopang pertumbuhan kredit bank only 19,9 persen dan NPL 1,01 persen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026 sebesar Rp66 per saham. Dengan jumlah saham beredar 93,33 miliar lembar, nilai pembagian dividen tersebut mencapai sekitar Rp6,16 triliun.

“Pembagian dividen interim diberikan sebesar Rp66,- atau senilai kisaran Rp6,16 triliun sesuai dengan jumlah saham beredar Perseroan sejumlah 93.333.333.332 (93,33 miliar) lembar saham,” tulis Senior Vice President (SVP) sekaligus Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista dalam keterbukaan informasi, dikutip Jumat (4/9).

Jadwal dividen BMRI belum diumumkan

Bank Mandiri belum mengumumkan jadwal pembagian dividen interim tahun buku 2026. Penetapan jadwal akan mengacu pada Surat Keputusan Direksi BEI No. Kep-00077/01-2021 tentang Perubahan Ketentuan Pelaksanaan Pembagian Dividen Saham, Pembagian Saham Bonus, dan Pembagian Dividen Interim.

Keterbukaan informasi tertanggal 3 September 2026 baru mencantumkan nilai dividen dan jumlah saham yang menjadi dasar perhitungan. Tanggal cum dividend, ex dividend, recording date, dan pembayaran belum diumumkan.

Bank Mandiri memastikan pembagian dividen interim tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

“Pembagian Dividen Interim untuk tahun buku 2026 kepada para pemegang saham Perseroan ini tidak memberikan dampak secara material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha Perseroan,” lanjut Adhika Vista.

Sebelumnya, Bank Mandiri telah membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp376,96 per saham. Dividen tersebut dibayarkan kepada pemegang saham pada 25 Mei 2026.

BMRI catat laba Rp30,4 triliun di semester I

Keputusan pembagian dividen interim tersebut diumumkan setelah Bank Mandiri mencatat pertumbuhan laba pada semester I-2026. Berdasarkan data BRI Danareksa Sekuritas yang dirilis Kamis (3/9), BMRI membukukan laba bersih Rp30,4 triliun, tumbuh 24,40 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

Pertumbuhan tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan tiga bank jumbo lainnya dalam periode yang sama. Manajemen Bank Mandiri sebelumnya menyebut kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit bank only sebesar 19,9 persen YoY per Juni 2026. Penyaluran kredit terutama berasal dari segmen pemerintah dan BUMN, komersial, serta mikro.

Pendapatan perseroan juga tumbuh 10,3 persen YoY. Sementara itu, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) tercatat 1,01 persen, paling rendah dibandingkan BRI, BNI, dan BCA.

Sebagai pembanding, BRI membukukan laba bersih Rp30,9 triliun atau tumbuh 17,47 persen YoY. BCA mencatat laba Rp29,5 triliun dengan pertumbuhan 1,80 persen, sedangkan laba BNI mencapai Rp10,7 triliun atau naik 6,60 persen.

FAQ seputar dividen interim BMRI

Berapa dividen interim BMRI 2026?

Bank Mandiri menetapkan dividen interim sebesar Rp66 per saham atau sekitar Rp6,16 triliun.

Kapan dividen interim BMRI dibagikan?

Bank Mandiri belum mengumumkan jadwal pembagian dividen interim tersebut.

Berapa jumlah saham BMRI yang menjadi dasar pembagian?

Jumlah saham beredar Bank Mandiri mencapai 93.333.333.332 lembar.

Berapa laba bersih BMRI semester I-2026?

BMRI mencatat laba bersih Rp30,4 triliun pada semester I-2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article