Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
FCA Saham: Pengertian, Cara Kerja, Beserta Contohnya
ilustrasi bursa saham (pexels.com/Pixabay)
  • FCA adalah mekanisme khusus BEI yang mengumpulkan order beli-jual lalu mengeksekusinya dalam sesi lelang pada satu harga keseimbangan.

  • Saham dapat masuk FCA karena suspensi, likuiditas rendah, masalah keuangan, status Papan Pemantauan Khusus, atau tidak memenuhi ketentuan pencatatan bursa.

  • Sejak 21 Juni 2024, saham berpotensi keluar FCA setelah minimal tujuh hari bursa di Papan Pemantauan Khusus jika memenuhi kriteria likuiditas tertentu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Full Call Auction atau FCA saham adalah mekanisme pengawasan khusus yang diterapkan Bursa Efek Indonesia (BEI) terhadap saham-saham tertentu.  Meski terdengar teknis, mekanisme ini bukan sekadar prosedur pasar semata.

Mekanisme FCA bertujuan untuk menjaga perdagangan tetap adil, transparan, dan teratur. Sistem FCA biasanya diaplikasikan pada saham yang dianggap tidak likuid, berisiko tinggi, atau mengalami gangguan perdagangan seperti suspensi. 

Ingin tahu lebih dalam mengenai apa itu FCA saham? Berikut pengertian hingga contohnya.

Apa itu FCA saham?

FCA adalah sistem perdagangan khusus di mana seluruh order beli dan jual dikumpulkan terlebih dahulu dalam suatu periode waktu tertentu. Setelah itu, order akan dicocokkan dan dieksekusi pada satu titik waktu.

Berbeda dari perdagangan reguler yang berlangsung selama jam bursa, saham yang masuk sistem FCA hanya diperdagangkan dalam waktu tertentu melalui sesi lelang (auction). Artinya, transaksi jual dan beli tidak bisa dilakukan secara bebas sepanjang hari, melainkan hanya pada saat sesi FCA yang ditentukan oleh BEI.

Selama sesi ini, investor juga tidak dapat melihat posisi bid dan offer secara real-time seperti di perdagangan biasa. Tujuannya untuk menciptakan proses pembentukan harga yang lebih stabil dan terukur.

Cara kerja FCA saham

Dalam mekanisme FCA, order beli dan jual dikumpulkan terlebih dahulu sebelum dipertemukan pada waktu tertentu untuk menentukan harga. Supaya lebih jelas, berikut tahapan cara kerja FCA saham.

  1. Pre-auction

Pada tahap pre-auction, investor mulai memasukkan pesanan beli atau jual sesuai harga dan jumlah saham yang diinginkan. Seluruh pesanan tersebut akan dikumpulkan dan dicatat dalam sistem bursa selama periode tertentu. Namun, tansaksi belum dieksekusi karena sistem masih menghimpun seluruh order yang masuk.

  1. Matching

Setelah periode pengumpulan order selesai, sistem akan melakukan proses matching atau pencocokan pesanan beli dan jual. Pencocokan dilakukan berdasarkan harga dan volume order yang tersedia untuk mencari titik pertemuan terbaik.

  1. Menentukan harga keseimbangan

Dari proses pencocokan tersebut, sistem akan menentukan harga keseimbangan yang menjadi harga transaksi. Harga ini ditetapkan berdasarkan titik yang memungkinkan volume transaksi terbesar antara permintaan beli dan penawaran jual.

  1. Post-auction

Setelah harga ditentukan, pesanan yang memenuhi kriteria akan dieksekusi pada harga hasil lelang tersebut. Order yang tidak mendapatkan pasangan tidak akan menghasilkan transaksi pada sesi itu dan dapat mengikuti ketentuan perdagangan pada sesi berikutnya.

  1. Publikasi hasil

Setelah proses FCA selesai, hasil perdagangan dapat diketahui melalui informasi di sistem bursa. Informasi tersebut mencakup harga hasil lelang dan transaksi yang berhasil terbentuk. Dengan begitu, investor dapat mengetahui hasil perdagangan setelah proses pencocokan order selesai.

Kenapa saham masuk FCA?

Mekanisme FCA saham tidak dilakukan sembarangan oleh bursa. Ada beberapa alasan kenapa saham masuk FCA, di antaranya:

  • Kena suspensi oleh bursa selama lebih dari satu hari perdagangan

  • Masuk ke dalam Papan Pemantauan Khusus (PPK)

  • Tingkat likuiditasnya rendah selama periode tertentu.

  • Harga saham berada di bawah rata-rata atau jumlah saham publik tidak memenuhi ketentuan bursa

  • Laporan keuangan mencatatkan ekuitas yang negatif atau bermasalah

  • Tidak ada perubahan pendapatan di laporan keuangan auditan dan/atau interim terakhir

  • Perusahaan tambang minerba belum mendapatkan pemasukan dari bisnis utama sampai tahun buku keempat sejak tercatat di BEI

  • Berada dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), pailit, atau pembatalan perdamaian

  • Tidak memenuhi syarat untuk tetap tercatat di papan utama atau pengembangan.

Berapa lama saham masuk FCA?

Salah satu perubahan penting dalam aturan BEI sejak 21 Juni 2024 adalah durasi saham dalam FCA tidak lagi wajib 30 hari bursa. Kini, saham dapat dievaluasi untuk keluar dari sistem FCA setelah berada dalam Papan Pemantauan Khusus minimal selama 7 hari bursa berturut-turut selama memenuhi sejumlah kriteria tertentu.

Beberapa syarat yang harus dipenuhi antara lain:

  • Rata-rata nilai transaksi harian lebih dari Rp5 juta

  • Rata-rata volume transaksi harian lebih dari 10.000 saham dalam 3 bulan terakhir

  • Jika harga saham berada di bawah Rp51, maka harga harus naik melebihi batas tersebut

  • Perusahaan membagikan dividen tunai melalui RUPS

  • Memiliki Liquidity Provider aktif dan masuk dalam daftar efek Liquidity Provider.

Melalui perubahan tersebut, sistem FCA menjadi lebih fleksibel dan tidak menahan saham terlalu lama selama sudah memenuhi kriteria likuiditas yang sehat.

Contoh FCA saham di pasar modal Indonesia

Secara historis, mekanisme FCA saham pernah diterapkan BEI pada beberapa saham yang terdeteksi bermasalah. Salah satu contohnya adalah saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN).

Saham COIN sempat masuk ke papan FCA akibat mengalami lonjakan harga yang tidak wajar pada Juli 2025. Akibatnya, saham ini mengalami suspensi lebih dari satu hari dan berada di papan FCA.

Selama berada di sistem FCA, COIN mencatatkan penurunan signifikan hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) 9,52 persen, ke level Rp665 per saham. Kondisi serupa juga terjadi pada saham PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) pada Agustus 2026. RGAS diperdagangkan menggunakan mekanisme FCA menyusul status suspensi yang berlangsung lebih dari satu hari bursa.

Tips menghadapi FCA saham

Bagi investor, saham yang masuk FCA perlu disikapi dengan hati-hati. Karena perdagangan hanya terjadi di jam tertentu dan harga tidak bisa dipantau secara real-time, penting untuk memahami cara kerja sistem ini agar tidak salah langkah.

Berikut tips menghadapi FCA saham:

  • Jangan terburu-buru mengambil keputusan dalam keadaan panik

  • Tinjau kembali fundamental perusahaan

  • Pahami alasan emiten masuk FCA

  • Pantau jam perdagangan FCA agar tidak terlambat memasukkan order

  • Gunakan limit order agar Anda tetap punya kendali atas harga beli atau jual

  • Cek status saham secara berkala di situs resmi BEI untuk mengetahui apakah saham masih dalam FCA atau sudah keluar

  • Waspadai batas auto rejection (ARB dan ARA), terutama untuk saham dengan harga sangat rendah. Sebagai contoh, saham seharga Rp1 hingga Rp10 hanya punya batas penurunan sebesar Rp1 saja.

Meski terdengar rumit, sistem FCA justru memberi ruang bagi pembentukan harga yang lebih sehat dan transparan. Dengan memahami FCA saham adalah bentuk perlindungan bagi investor, Anda dapat menavigasi risiko lebih baik dan mengambil keputusan yang lebih terinformasi. 

FAQ seputar pengertian FCA saham

FCA pada saham artinya apa?

FCA saham adalah mekanisme perdagangan dengan mengumpulkan pesanan beli dan jual selama periode tertentu, lalu dieksekusi pada satu harga keseimbangan.

Kapan emiten kena FCA?

Ada beberapa faktor penyebab saham bisa masuk FCA, seperti likuiditas rendah, suspensi lebih dari sehari, atau terlibat dalam masalah hukum.

Kapan saham bisa keluar dari FCA?

Suatu saham bisa keluar dari papan pemantauan khusus dengan mekanisme FCA apabila penyebab masuknya telah teratasi dan emiten memenuhi syarat evaluasi bursa.

Apakah saat FCA bisa jual saham?

Ya. Saham berstatus FCA masih bisa dijual. Namun, penjualannya tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui sistem lelang berkala dan telah ditetapkan bursa.

Curated For You

Editorial Team

Related Article