Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

IHSG Diprediksi Kembali Menguat Didorong Sentimen Ini

IHSG Diprediksi Kembali Menguat Didorong Sentimen Ini
Ilustrasi Main Saham di Hp - Pexels/indra projects

Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan dapat kembali menguat pada Jumat (8/5), setelah ditutup naik 1,15 persen di 7.174 kemarin.

Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Reza Diofanda, mengatakan, secara teknikal, IHSG mempunyai potensi untuk kembali melaju di zona hijau dengan level support terdekat pada psikologis 7.100 dan resisten pada 7.325.

"Pasar akan terus mencermati perkembangan konflik dan juga rilis data cadangan devisa negara pada hari ini yang akan berpengaruh terhadap pergerakan mata uang rupiah," kata Reza dalam riset hariannya.

Saham-saham yang ia soroti pada perdagangan hari ini adalah BBNI, NCKL, dan MDKA.

Kemarin, penguatan IHSG disertai dengan net foreign sell sebesar Rp 360 miliar di pasar reguler. Sentimen global membaik setelah Wall Street kembali mencetak rekor penutupan tertinggi di tengah peluang meredanya tensi Timur Tengah, menyusul proposal baru dari AS kepada Iran untuk mengakhiri konflik.

Dari domestik, pasar juga merespons positif langkah Presiden Prabowo yang menyetujui tujuh kebijakan baru Bank Indonesia guna menjaga stabilitas rupiah di tengah tekanan global.

Sementara itu, Phintraco Sekuritas menyebut, secara teknikal, penyempitan histogram MACD IHSG berlanjut dan berpotensi membentuk golden cross. Stochastic RSI berlanjut menguat di area pivot. Sehingga IHSG diperkirakan berpotensi menguji level 7.200 pada perdagangan Jumat (8/5).

"Meskipun demikian perlu diwaspadai potensi pullback jangka pendek menjelang akhir pekan," kata tim riset Phintraco Sekuritas.

Investor menantikan data cadangan devisa April yang diperkirakan cenderung menurun seiring dengan tren pelemahan Rupiah (8/5). Indeks harga property kuartal-I 2026 diperkirakan tumbuh melambat menjadi 0,5 persen (YoY) dari pertumbuhan 0,83 persen (YoY) di kuartal-IV 2025 (8/5). Sedangkan penjualan mobil domestik diperkirakan turun 7 persen (YoY) pada April 2026, setelah mengalami penurunan 13,8 persen (YoY) pada Maret 2026 (8/5). 

Menteri Keuangan Purbaya telah menyetujui pembebasan pungutan pajak yang berkaitan dengan transaksi aksi korporasi BUMN yang tengah dilakukan oleh Danantara, meliputi merger, likuidasi hingga divestasi. Keringanan pajak yang diberikan oleh otoritas fiskal berkaitan seluruhnya dengan transaksi streamlining BUMN hingga berbentuk pembebasan.

"Misalnya jika Danantara melakukan pengalihan dari BUMN kepada perusahaan baru, maka akan mendapatkan keringanan pajak," kata Phintraco Sekuritas.

Daftar saham pilihan Phintraco Sekuritas hari ini, meliputi: SCMA, MYOR, BBTN, EXCL, dan MAPI.

Share
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Related Articles

See More

IHSG Diprediksi Kembali Menguat Didorong Sentimen Ini

08 Mei 2026, 08:13 WIBMarket