Jakarta, FORTUNE - Indo Premier Sekuritas memproyeksikan investasi reksa dana pada tahun depan akan tetap moncer. Hal ini disebabkan oleh beberapa indikator perekonomian dalam negeri yang terus mencatat kinerja positif.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2022 tercatat sebesar 5,72 persen secara tahunan, jauh lebih tinggi dibandingkan Amerika Serikat 1,8 persen, Inggris 2,4 persen Jerman 1,2 persen dan Cina 3,9 persen. Kinerja positif juga terlihat dari kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 6,9 persen sejak awal tahun.
Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas Moleonoto The mengatakan berbagai sentimen positif ini tentunya dapat menjadi pendukung para investor di pasar modal Indonesia untuk tetap optimistis di tahun mendatang.
"Sikap optimistis akan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang baik terlihat dari pertumbuhan investor reksa dana di Indonesia sebesar 2,4 juta selama Januari sampai Oktober 2022," kata Moleonoto saat FestiFund 2022 bertajuk “Let Your Money Make Money”, dikutip Senin (5/12).
Sejalan dengan peningkatan investor reksa dana, dana kelolaan reksa dana yang tercatat di Indo Premier Sekuritas telah menyentuh angka tertinggi sejak pertama kali platform reksa dana IPOTFund diluncurkan.
"Kontribusi Indo Premier untuk pemulihan Indonesia sebagai perusahaan sekuritas dan APERD karya asli Indonesia, kami realisasikan melalui penyediaan infrastruktur investasi yang reliable dan complete melalui platform IPOT untuk transaksi reksa dana dan produk lainnya," ujar Moleonoto.
Indo Premier memiliki sejumlah produk reksa dana, dengan lebih dari 270 produk dari berbagai kelas aset dan lebih dari 40 manajer investasi untuk memenuhi berbagai kebutuhan nasabah.
Indo Premier Sekuritas mengedukasi nasabah melalui berbagai channel edukasi, mulai dari kegiatan edukasi rutin secara virtual, konten-konten di media sosial, hingga in-app content.