Sentimen XRP Lebih Positif di Tengah Tekanan Pasar Kripto Global

Jakarta, FORTUNE - Di tengah tekanan pasar kripto global, sentimen terhadap XRP tercatat relatif lebih konstruktif dibandingkan Bitcoin dan Ethereum. Perbedaan ini terlihat ketika dua aset kripto terbesar tersebut mengalami penurunan kepercayaan pasar yang cukup tajam.
XRP kembali menarik perhatian setelah analisis sentimen media sosial menunjukkan kontras yang jelas dengan Bitcoin dan Ethereum. Saat percakapan seputar Bitcoin dan Ethereum didominasi nada negatif menyusul koreksi pasar, diskusi mengenai XRP justru mempertahankan kecenderungan yang lebih optimistis di sejumlah platform media sosial utama.
Mengutip CoinMarketCap, perubahan sentimen ini terjadi ketika harga kripto secara luas berada di bawah tekanan akibat melemahnya kepercayaan pelaku pasar. Data Santiment mencatat sentimen Bitcoin merosot ke salah satu titik paling bearish dalam siklus pasar saat ini. Ethereum pun mengalami tren serupa, mencerminkan meningkatnya respons negatif dari kalangan investor ritel.
Berbeda dengan dua aset tersebut, XRP mencatat rasio percakapan positif yang lebih tinggi. Capaian ini membuat XRP unggul atas Bitcoin dan Ethereum dalam beberapa indikator sentimen utama, meskipun ketiganya sama-sama bergerak di tengah kondisi pasar yang penuh ketidakpastian.
Fenomena ini mengindikasikan bahwa reaksi pelaku pasar tidak selalu bergerak searah di seluruh aset kripto utama, bahkan ketika tekanan pasar bersifat menyeluruh. Divergensi sentimen tersebut muncul seiring berlanjutnya pelemahan harga Bitcoin dan Ethereum. Sementara itu, pergerakan harga XRP terpantau cenderung lebih stabil, meski volatilitas pasar kripto secara umum masih tinggi.
Secara metodologis, metrik sentimen mengukur perbandingan antara diskusi positif dan negatif dengan memperhitungkan intensitas interaksi. Selain mencerminkan suasana psikologis pasar, indikator ini kerap dimanfaatkan untuk membaca kondisi emosi ekstrem di kalangan komunitas trader.
Dalam catatan historis, tingkat pesimisme yang tinggi di kalangan investor ritel sering berkorelasi dengan fase tekanan pasar yang signifikan serta melemahnya keyakinan terhadap prospek harga. Laporan Cointelegraph juga menunjukkan bahwa pasar kerap bergerak berlawanan arah dengan emosi dominan investor ritel, baik ketika rasa takut maupun optimisme berada di titik ekstrem.
Dalam konteks tersebut, ketahanan sentimen XRP menandakan adanya perbedaan dinamika internal di pasar kripto. Bertahannya nada positif pada XRP mencerminkan keterlibatan komunitas yang relatif kuat di tengah pelemahan pasar secara luas, sekaligus menunjukkan potensi pergeseran perhatian trader ke aset yang dinilai lebih mampu menahan volatilitas jangka pendek.
Meski demikian, kekuatan sentimen tidak otomatis berbanding lurus dengan kinerja harga. Sentimen positif bisa dipicu oleh narasi atau minat sementara, tanpa diikuti arus modal yang signifikan. Karena itu, analis tetap membedakan antara sinyal emosional dan pergerakan pasar yang tercermin dari harga serta volume transaksi.
Perbedaan sentimen ini pada akhirnya menyoroti variasi tingkat kepercayaan investor ritel. Melemahnya sentimen Bitcoin dan Ethereum mencerminkan meningkatnya kehati-hatian dan kelelahan pasar, sementara stabilnya sentimen XRP menunjukkan respons emosional yang berbeda di bawah tekanan pasar yang sama.


















