MARKET

Miliarder Sujaka Lays Borong Saham COAL, Rogoh Rp84 Miliar

Sujaka Lays membeli saham COAL sebanyak 1,40 miliar saham.

Miliarder Sujaka Lays Borong Saham COAL, Rogoh Rp84 MiliarFoto IPO PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) milik Sujaka Lays. (COAL)

by Tanayastri Dini Isna KH

13 February 2024

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Taipan Sujaka Lays menambah kepemilikan atas saham PT Black Diamond Resources Tbk (COAL), Selasa (13/2). Nilai transaksinya mencapai Rp84 miliar.

Pada Senin (12/2), Sujaka Lays memborong 1,40 miliar saham COAL dengan harga Rp60 per saham. Itu lebih tinggi dari harga saham COAL di pasaran pada hari yang sama, yakni Rp51 per saham. Bahkan, pada Selasa sore pukul 15.55 WIB, COAL diperdagangkan di level Rp50 per saham.

"Tujuan transaksi adalah pertimbangan pribadi," tulis Corporate Secretary Black Diamond Resources, Agianita Julinda dalam keterbukaan informasi, Selasa.

Setelah transaksi, jumlah saham COAL milik Sujaka Lays bertambah dari 25,61 persen menjadi 48.01 persen. Dalam angka, jumlahnya bertambah dari 1,60 miliar saham menjadi 3,00 miliar saham.

Adapun, Sujaka Lays merupakan pengendali saham COAL, dengan kepemilikan di atas 5 persen. Status kepemilikannya bersifat langsung.

Selain Sujaka Lays, Komisaris Utama COAL, Arie Rinaldi pun memiliki saham COAL sebanyak 375,00 juta atau 6,00 persen per 31 Desember 2023. 

Kemudian, pemegang saham COAL lainnya adalah masyarakat selaku pemodal nasional, dengan kepemilikan setara atau lebih dari 5 persen, yang mencakup: PT Seluas Lautan Indonesia (344,38 juta saham atau 5,51 persen), Hendra Hasan Kustarjo (1,40 miliar saham atau 22,40 persen), dan lainnya (2,26 miliar saham atau 36,21 persen).

Sementara itu, investor asingnya tercatat menguasai 16,98 juta saham atau 0,27 persen saham COAL.

Transaksi saham COAL sebelumnya

Pada 24 Oktober 2023, ada pula pemborongan saham COAL. Hendra Hasan Kustarjo yang membeli, demi tujuan investasi. Dengan membeli saham sebanyak 250 juta di harga Rp50 per saham, Hendra merogoh kocek senilai Rp12,50 miliar dalam transaksi tersebut.

Sebelum transaksi, Hendra memiliki 1,15 miliar saham COAL atau 18,4 persen. Setelahnya, ia pun menguasai 1,40 miliar saham atau 22,4 persen saham COAL. Status kepemilikan sahamnya bersifat langsung.

Pada Selasa pukul 16.19 WIB, volume transaksi COAL mencapai 3,26 miliar saham dengan nilai transaksi Rp163 juta saham dan frekuensi transaksi 211 kali.