Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tiga Saham Masuk HSC per Agustus 2026, Total Jadi 54 Emiten
ilustrasi saham (pexels.com/AlphaTradeZone)

  • BEI menambahkan AGAR, ALKA, dan BKDP ke daftar High Shareholding Concentration pada 4–5 Agustus 2026, sehingga totalnya mencapai 54 emiten per 11 Agustus.

  • Konsentrasi kepemilikan agregat ketiga saham baru sangat tinggi: AGAR 99,32 persen, ALKA 98,21 persen, dan BKDP 95,45 persen.

  • DSSA mengalihkan 9,63 miliar saham treasuri, sementara BREN mengalami penjualan saham oleh pemegang saham utama untuk menambah saham beredar di publik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE — Bursa Efek Indonesia (BEI) menambahkan tiga saham baru ke dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC) pada awal Agustus 2026. Ketiganya adalah PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR), PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA), dan PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP).

Dengan tambahan tersebut, jumlah saham dalam daftar HSC BEI per 11 Agustus 2026 mencapai 54 emiten. Sebelum itu, PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) menjadi satu-satunya saham yang keluar dari daftar sejak HSC diperkenalkan pada April 2026.

AGAR, ALKA, dan BKDP masuk daftar HSC BEI

AGAR dan ALKA masuk daftar HSC pada 4 Agustus 2026, kemudian disusul BKDP pada 5 Agustus 2026. Ketiga saham tersebut memiliki tingkat konsentrasi kepemilikan agregat yang tinggi, yakni:

  • AGAR: 99,32 persen

  • ALKA: 98,21 persen

  • BKDP: 95,45 persen

Persentase tersebut menunjukkan konsentrasi kepemilikan agregat saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat. Masuknya ketiga saham tersebut menambah daftar emiten yang berstatus HSC sejak BEI memperkenalkannya pada April 2026. Sejauh ini, baru satu saham yang telah keluar dari daftar HSC, yakni PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) pada 2 Juli 2026.

Daftar lengkap 54 saham HSC

Sejumlah emiten dengan kapitalisasi pasar besar masih tercatat dalam HSC. Beberapa di antaranya adalah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT DCI Indonesia Tbk (DCII), dan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR).

Berikut daftar saham yang tercatat dalam HSC BEI per Selasa (11/8), diurutkan berdasarkan kode saham:

  1. AGAR — PT Asia Sejahtera Mina Tbk

  2. AGII — PT Samator Indo Gas Tbk

  3. ALII — PT Ancara Logistics Indonesia Tbk

  4. ALKA — PT Alakasa Industrindo Tbk

  5. BBHI — PT Allo Bank Indonesia Tbk

  6. BBSI — PT Krom Bank Indonesia Tbk

  7. BELI — PT Global Digital Niaga Tbk

  8. BINA — PT Bank Ina Perdana Tbk

  9. BKDP — PT Bukit Darmo Property Tbk

  10. BNII — PT Bank Maybank Indonesia Tbk

  11. BNLI — PT Bank Permata Tbk

  12. BREN — PT Barito Renewables Energy Tbk

  13. BTPN — PT Bank SMBC Indonesia Tbk

  14. BYAN — PT Bayan Resources Tbk

  15. CMNP — PT Citra Marga Nushpala Persada Tbk

  16. CMNT — PT Cemindo Gemilang Tbk

  17. DCII — PT DCI Indonesia Tbk

  18. DGWG — PT Delta Giri Wacana Tbk

  19. DNET — PT Indoritel Makmur Internasional Tbk

  20. DSSA — PT Dian Swastatika Sentosa Tbk

  21. ELPI — PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk

  22. FAPA — PT FAP Agri Tbk

  23. FILM — PT MD Entertainment Tbk

  24. FITT — PT Hotel Fitra International Tbk

  25. GEMS — PT Golden Energy Mines Tbk

  26. HATM — PT Habco Trans Maritima Tbk

  27. IFSH — PT Ifishdeco Tbk

  28. KING — PT Hoffmen Cleanindo Tbk

  29. KONI — PT Perdana Bangun Pusaka Tbk

  30. LIFE — PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk

  31. MCOL — PT Prima Andalan Mandiri Tbk

  32. MEGA — PT Bank Mega Tbk

  33. MGLV — PT Panca Anugrah Wisesa Tbk

  34. MGRO — PT Mahkota Group Tbk

  35. MKPI — PT Metropolitan Kentjana Tbk

  36. MLPT — PT Multipolar Technology Tbk

  37. MORA — PT Ekamas Mora Republik Tbk

  38. MPRO — PT Maha Properti Indonesia Tbk

  39. PGUN — PT Pradiksi Gunatama Tbk

  40. POLU — PT Golden Flower Tbk

  41. PRAY — PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk

  42. RISE — PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk

  43. RLCO — PT Abadi Lestari Indonesia Tbk

  44. ROCK — PT Rockfields Properti Indonesia Tbk

  45. SATU — PT Kota Satu Properti Tbk

  46. SILO — PT Siloam International Hospitals Tbk

  47. SMAR — PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk

  48. SOHO — PT Soho Global Health Tbk

  49. SOTS — PT Satria Mega Kencana Tbk

  50. SRAJ — PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk

  51. STTP — PT Siantar Top Tbk

  52. TCPI — PT Transcoal Pacific Tbk

  53. WBSA — PT BSA Logistics Indonesia Tbk

  54. YUPI — PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk.

DSSA dan BREN berupaya menambah likuiditas saham

BREN dan DSSA berusaha meningkatkan jumlah saham yang beredar di publik. DSSA menempuh langkah tersebut dengan mengalihkan 9,63 miliar saham treasuri ke pasar. Pengalihan ini sekaligus dilakukan untuk memenuhi ketentuan OJK terkait kewajiban emiten mengalihkan saham hasil buyback dalam jangka waktu yang ditentukan.

Sementara itu, BREN lebih dahulu berupaya memperbesar free float melalui penjualan sebagian saham milik pemegang saham utama. Setelah BREN masuk daftar HSC pada April 2026, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang dikendalikan Prajogo Pangestu, melepas sekitar 38,4 juta saham BREN pada 20 April 2026.

Transaksi tersebut mencapai Rp251,39 miliar dengan harga rata-rata Rp6.546 per saham. Setelah transaksi, porsi kepemilikan BRPT di BREN berkurang menjadi sekitar 64,63 persen.

Upaya serupa sebelumnya dilakukan Green Era Energy Pte. Ltd., afiliasi bisnis Prajogo Pangestu. Green Era melepas 350 juta saham BREN pada 6 April 2026 dengan harga Rp4.510 per saham atau senilai sekitar Rp1,57 triliun.

Langkah DSSA dan BREN tersebut menunjukkan upaya emiten dan pemegang sahamnya untuk menambah pasokan saham di pasar. Dengan lebih banyak saham tersedia untuk diperdagangkan publik, likuiditas saham berpotensi meningkat.

FAQ seputar tiga saham masuk HSC

Apa saja tiga saham baru yang masuk HSC?

Tiga saham baru tersebut adalah AGAR, ALKA, dan BKDP.

Kapan AGAR dan ALKA masuk HSC?

AGAR dan ALKA masuk daftar HSC pada 4 Agustus 2026.

Kapan BKDP masuk HSC?

BKDP masuk daftar HSC pada 5 Agustus 2026.

Saham apa yang keluar dari HSC?

LUCY dicabut dari daftar HSC pada 2 Juli 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article