Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Visa Gandeng Mesh Perluas Pembayaran Kripto di 175 Juta Merchant
ilustrasi pasar kripto, crypto, Ethereum, Bitcoin (pexels.com/DS stories)
  • Mesh dan Visa bermitra agar pengguna dompet digital peserta dapat membayar dengan kripto atau stablecoin di lebih dari 175 juta merchant global, baik fisik maupun daring.
  • Mesh akan mengelola pendanaan dan konversi saat transaksi, sehingga pengguna tak perlu menjual atau memindahkan aset kripto, sementara merchant tidak perlu mengubah sistem pembayaran.
  • Jadwal peluncuran, perangkat, dan dompet digital peserta belum diumumkan; kemitraan ini melanjutkan upaya Visa mengintegrasikan aset digital melalui kolaborasi lain, termasuk WeFi dan Bridge.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - Perusahaan infrastruktur pembayaran kripto Mesh menjalin kemitraan dengan Visa untuk memperluas penggunaan aset digital dalam transaksi sehari-hari. Melalui kerja sama ini, pengguna dapat membayar belanjaan menggunakan kripto dan stablecoin yang tersimpan di aplikasi dompet digital yang berpartisipasi, di lebih dari 175 juta lokasi merchant di seluruh dunia.

Melansir The Block, integrasi tersebut memungkinkan pembayaran di toko fisik maupun daring menggunakan kredensial Visa. Mesh akan mengelola pendanaan dan konversi transaksi agar pengguna tidak perlu menjual atau memindahkan aset kripto sebelum melakukan pembayaran.

“Kripto sebenarnya tidak memiliki masalah dalam hal penggunaan untuk belanja, melainkan masalah pada tahap akhir (last-mile problem). Selama ini, untuk mengatasinya, pengguna harus memiliki kartu terpisah,” ujar CEO dan salah satu pendiri Mesh, Bam Azizi.

Azizi menjelaskan, sistem Mesh mengubah saldo kripto menjadi daya beli ketika transaksi berlangsung. Dengan mekanisme ini, pengguna tidak perlu memindahkan aset, sementara merchant tidak perlu melakukan perubahan pada sistem pembayaran yang sudah digunakan.

Meski demikian, kedua perusahaan belum mengumumkan waktu peluncuran awal, perangkat yang akan didukung, maupun platform dompet digital yang akan berpartisipasi dalam integrasi tersebut.

Mesh merupakan perusahaan infrastruktur pembayaran kripto yang mendukung peluncuran fitur "Pay with Crypto" milik PayPal. Pada Agustus 2025, total pendanaan Mesh yang melibatkan PayPal Ventures, Coinbase Ventures, dan investor lainnya telah melampaui US$130 juta atau sekitar Rp2,34 triliun, dengan asumsi kurs US$1 setara Rp18.040.

Perusahaan itu kemudian menyandang status unicorn setelah memperoleh pendanaan Seri C sebesar US$75 juta atau sekitar Rp1,35 triliun yang dipimpin Dragonfly pada Januari 2026.

Melansir Cointelegraph, kemitraan dengan Mesh juga memperluas langkah Visa dalam mengintegrasikan aset digital ke jaringan pembayarannya. Pada April 2026, Visa dan WeFi merencanakan layanan yang memungkinkan pengguna membelanjakan aset digital melalui jaringan Visa tanpa kehilangan kendali atas aset dalam dompet penyimpanan mandiri (self-custody wallets).

Sebelumnya, Visa juga bermitra dengan Bridge untuk memungkinkan pengembang menerbitkan kartu Visa yang dananya bersumber dari saldo stablecoin. Dalam kolaborasi tersebut, Bridge menangani sistem pendukung (backend) dan konversi mata uang.

Kerja sama terbaru dengan Mesh menambah pilihan integrasi pembayaran aset digital ke jaringan merchant Visa. Namun, implementasi bagi pengguna masih menunggu pengumuman mengenai platform peserta dan jadwal peluncurannya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article