Comscore Tracker
NEWS

Kemenkes Siapkan 340 Pos Kesehatan di Jalur Mudik Lebaran

Totalnya, pemerintah siagakan 13.968 fasilitas kesehatan.

Kemenkes Siapkan 340 Pos Kesehatan di Jalur Mudik LebaranPos Kesehatan Kemenkes (Dok. Humas Kemenkes)

by Bayu Pratomo Herjuno Satito

Jakarta, FORTUNE – Mengantisipasi masa mudik Lebaran 2022,  Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan 340 pos kesehatan di sejumlah titik sepanjang jalur mudik yang akan dilalui pemudik.

Juru Bicara Kemenkes, terkait Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan, pos kesehatan ini akan dilengkapi oleh kendaraan ambulans, baik roda dua maupun empat, dan ditempatkan di berbagai titik, mulai rest area, gerbang tol, jalur tol, jalan raya non-tol, hingga lokasi wisata.

“Adanya pos kesehatan ini diharapkan bisa meminimalisir risiko kesehatan selama perjalanan mudik, supaya mudik sehat, aman dan nyaman,” ujarnya seperti dikutip dari laman Kemenkes, Jumat (22/4).

Pos kesehatan ini disiapkan untuk memberikan perlindungan optimal bagi masyarakat saat mudik lebaran. Hal ini mengingat, pandemi Covid-19 yang belum usai, namun sudah memungkinkan bagi terlaksananya sejumlah kegiatan masyarakat pada bulan Ramadan, termasuk mudik Lebaran 2022.

Fasilitas kesehatan lainnya

Warga mengantre untuk mendapatkan vaksinasi dosis ketiga Covid-19 atau booster di Mall Botania Dua, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (24/3).

Selain pos kesehatan, Kemenkes juga menyiapkan fasilitas kesehatan yang tersebar di seluruh Provinsi di Indonesia. ''Ada 13.968 fasilitas kesehatan di seluruh provinsi sudah kita siapkan untuk melayani masyarakat baik dalam perjalanan mudik maupun di daerah tujuan agar akses dan pelayanan kesehatan semakin kuat,'' ujar Siti Nadia.

Secara rinci, fasilitas itu terdiri dari atas 10.292 puskesmas, 3.034 rumah sakit, 251 Public Safety Center (PSC), 51 Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), termasuk 340 pos kesehatan yang didirikan di sepanjang jalur mudik.

Masyarakat diimbau segera melengkapi vaksinasi

Sejumlah warga antre untuk vaksinasi COVID-19 dosis ketiga (booster) di posko vaksinasi Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta, Minggu (17/4).

Siti Nadia pun mengingatkan masyarakat untuk segera melengkapi vaksinasi dua dosis dilanjutkan dosis ketiga atau booster. Apalagi, hal ini menjadi salah satu syarat mudik yang harus dipenuhi masyarakat, demi meminimalisir risiko penularan Covid-19 di tengah mobilitas mudik masyarakat.

Vaksin booster, menurut Nadia, merupakan perlindungan tambahan yang akan meningkatkan kekebalan tubuh. "Lewat vaksinasi kita bisa mencegah risiko terinfeksi Covid-19, maupun dirawat dengan gejala berat, ataupun risiko kematian akibat Covid-19,” ujarnya.

Momentum peningkatan vaksinasi booster

Siti Nadia berharap mudik Lebaran 2022 bisa menjadi momentum bagi peningkatan cakupan vaksinasi booster Covid-19. “Siapkan diri kita semua dalam keadaan sehat, agar kita dapat melindungi diri kita dan keluarga kita saat melakukan perjalanan, saat tiba dan saat kembali dari kampung halaman,” katanya.

Berdasarkan data dari Kemenkes per Kamis (21/4) pukul 12.00 WIB, cakupan vaksinasi booster masih relatif rendah. Vaksin dosis ketiga baru disalurkan sebenyak 32,78 juta, atau sebesar 15,74 persen dari target.

Sementara, dari total 34 Provinsi, baru 9 Provinsi yang cakupan vaksinasinya mencapai 30 persen. Untuk itu, pemerintah terus mengakselarasi vaksinasi, salah satunya dengan menyediakan sentra vaksinasi di tempat umum maupun tempat ibadah, menjelang mudik Lebaran 2022.

Related Articles