Comscore Tracker
NEWS

Poin Penting Saat Melakukan Isolasi Mandiri

Isolasi mandiri mencegah penularan Covid-19 ke orang lain.

Poin Penting Saat Melakukan Isolasi MandiriPenggunaan masker saat isolasi. (ShutterStock/JI-Jukrachai)

by Bayu Pratomo Herjuno Satito

Jakarta, FORTUNE – Pandemi Covid-19 tak kunjung usai. Dalam beberapa bulan terakhir. Jumlah kasus positif di Indonesia justru meningkat kembali. Pemerintah mulai mengambil langkah darurat dengan membatasi berbagai aktivitas masyarakat, termasuk sektor perekonomian. Fokus masyarakat akhirnya diarahkan lagi pada sektor kesehatan. 

Peningkatan kasus berujung banyak rumah sakit di sejumlah kota mulai kewalahan. Tanda bahaya seolah-olah terkirim dari berbagai fasilitas kesehatan di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Denpasar, untuk menyebut beberapa. Untuk menyiasati penumpukan di rumah sakit, Badan Kesehatan Dunia, atau WHO, menganjurkan opsi isolasi mandiri.

Lokasinya bisa di rumah atau apartemen. Pilihan disarankan bagi penderita dengan gejala ringan atau tanpa gejala sama sekali. Dikutip dari IDN Times, berikut beberapa poin yang perlu diperhatikan untuk melakukan isolasi mandiri yang benar.

Isolasi mandiri

Isolasi mandiri dilakukan oleh orang yang terinfeksi virus korona agar tidak menulari orang lain. Isolasi mengharuskan seseorang dengan gejala--atau tanpa gejala--Covid-19 untuk berdiam diri di rumah, menahan diri untuk bepergian demi alasan apa pun. Selain itu, isolasi mandiri juga diperuntukkan bagi mereka yang baru saja mengalami kontak dengan orang yang terpapar virus Corona.

Kita boleh merasa sehat. Namun, kalau tes Covid-19 menunjukkan hasil positif, maka kita tetap harus menjalani isolasi mandiri sekurangnya 14 hari. Selain itu, kita wajib memberikan informasi kepada Satgas Covid-19 atau Puskesmas terdekat mengenai isolasi mandiri yang dijalani.

Saat melakukan isolasi mandiri, kita tetap perlu mendapat perawatan. Konsultasi dokter jarak jauh dapat menjadi pilihan meski petugas kesehatan juga dapat mendatangi lokasi isolasi mandiri.

Cara isolasi mandiri yang benar

Berikut ini adalah beberapa poin penting untuk diperhatikan saat melakukan isolasi mandiri:

  1. Tinggal di rumah dan tidak boleh berinteraksi dengan masyarakat.

  2. Menggunakan kamar terpisah dari anggota keluarga lain. Jika tidak memungkinkan, pisahkan tempat tidur dengan jarak minimal 1 meter. Pastikan pula sirkulasi udara yang baik di ruang isolasinya.

  3. Jaga jarak lebih dari 1 meter dari anggota keluarga lainnya.

  4. Menggunakan masker selama isolasi diri.

  5. Ukur suhu tubuh setiap hari dan amati gejala yang dialami.

  6. Hindari pemakaian bersama peralatan makan, peralatan mandi, dan seprai.

  7. Sering cuci tangan menggunakan sabun pada air mengalir.

  8. Berada di ruang terbuka dan berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi.

  9. Bersihkan permukaan benda-benda yang sering disentuh dengan cairan disinfektan.

  10. Segera hubungi layanan kesehatan jika kondisi memburuk.

Waspadai varian Delta yang lebih mudah menular

Mutasi virus korona varian Delta saat ini menjadi ancaman bagi penanganan pandemi Covid-19 di seluruh negara. Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) meyakini bahwa varian yang pertama kali muncul di India ini 40-60 persen lebih menular daripada varian sebelumnya.

Ketua Tim Genomic dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM), dr. Gunadi menyampaikan bahwa varian Delta juga berpengaruh terhadap penetralan antibodi. Bahkan, varian tersebut dapat menurunkan respons imun hingga 5-6 kali lipat.

Related Articles