Jakarta, FORTUNE – PT MRT Jakarta (Perseroda) memberlakukan sistem pembayaran tiket menggunakan kartu kredit nirsentuh berbasis standar global Europay, Mastercard, Visa (EMV) mulai Kamis (30/7).
Dengan demikian, MRT Jakarta menjadi moda transportasi publik pertama di Indonesia yang menerapkan pembayaran kartu kredit nirsentuh.
Hal itu memungkinkan komuter domestik maupun wisatawan mancanegara melakukan perjalanan cukup dengan melakukan tap in dan tap out kartu kredit fisik berlogo Visa atau Mastercard pada contactless gate, tanpa perlu membeli tiket terpisah, mengisi ulang saldo uang elektronik, ataupun menukarkan mata uang.
Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, menyampaikan penerapan metode ini bertujuan meningkatkan kenyamanan pengguna sekaligus mendorong posisi Jakarta menuju kota berkelas dunia.
"Melalui inisiatif ini, kota Jakarta kini sejajar dengan lebih dari 150 kota metropolitan dunia, seperti Singapura, Tokyo, Hong Kong, London, New York City, Beijing, Shanghai, dan Bangkok, yang telah mengadopsi sistem pembayaran nirsentuh berbasis EMV dalam layanan transportasi publiknya," ujar Tuhiyat melalui keterangan resmi yang dikutip Kamis (30/7).
Dalam integrasi sistem ini, Bank Mandiri berperan mengoperasikan dan memperkuat infrastruktur acquiring pada seluruh contactless gate di stasiun MRT Jakarta.
Infrastruktur ini memproses transaksi kartu kredit nirsentuh berjaringan Visa dan Mastercard yang diterbitkan oleh berbagai bank, baik kartu terbitan dalam negeri maupun luar negeri, selama dilengkapi fitur nirsentuh/payWave.
Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan, mengatakan kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi perseroan dalam memperluas ekosistem pembayaran digital pada sektor transportasi publik.
Per Juni 2026, Bank Mandiri mencatatkan 2,2 juta kartu kredit aktif berjaringan Mastercard dan Visa beredar di masyarakat. Dari jumlah tersebut, volume transaksi kartu kredit menembus Rp43 triliun, atau mengalami pertumbuhan 22 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).
