Jakarta, FORTUNE - PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) memperluas pasar wealth management ke segmen emerging affluent atau nasabah ritel kelas menengah, dari yang sebelumnya hanya menyasar nasabah korporasi dan affluent, melalui peluncuran fitur terbaru For Your Investment (FYI) pada aplikasi OCBC Mobile.
Perluasan sasaran tersebut dilakukan di tengah pertumbuhan jumlah investor ritel.
Data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor mencapai 30,30 juta Single Investor Identification (SID) per 7 Agustus 2026, bertambah 9,9 juta investor dari posisi akhir 2025.
Wealth Management Advisory Head OCBC, Diamond Stole menyampaikan fitur FYI yang dihadirkan dilengkapi Financial Fitness Check Up (FFCU) dan Life Goals, yang mana kegunaannya untuk membantu nasabah mengevaluasi kondisi keuangan, serta menyusun target keuangan dan kebutuhan investasi.
"Penting untuk kami edukasi juga profil risikonya dan produknya seperti apa, supaya mereka [calon investor] tidak hanya mengejar keinginan cepat kaya. Padahal, kuncinya investasi itu di disiplin," ujar Diamond di Jakarta, Kamis (27/8).
Personal Banking Segment Head OCBC, Lauda Muliana menambahkan, pengelolaan kekayaan perlu dibangun dari kondisi keuangan yang sehat. Karena itu, FFCU diarahkan untuk membantu nasabah memahami kondisi finansial sebelum menentukan strategi investasi.
Setelah mengetahui kondisi keuangan dan tujuan yang ingin dicapai, nasabah dapat menggunakan FYI untuk memilih instrumen berdasarkan profil risiko dan kebutuhan investasi. Platform tersebut juga menampilkan sejumlah kategori produk, termasuk instrumen dengan imbal hasil tertinggi dan produk yang sedang banyak dibeli nasabah.
"Perjalanan wealth setiap orang itu harus dimulai dari fondasi keuangan yang sehat. Untuk itu, kami menghadirkan beberapa fitur OCBC Mobile sehingga, nasabah dapat dapat berinvestasi mandiri dengan lebih matang dan well-informed," ujarnya.
Setelah fondasi aman, fitur Life Goals membantu menetapkan tujuan keuangan yang ingin dicapai supaya lebih terarah.
Sepanjang 2025, proporsi transaksi wealth management melalui kanal digital OCBC tercatat naik menjadi 44 persen dari 30 persen pada tahun sebelumnya.
Selain itu, transaksi obligasi melalui platform digital tumbuh 50 persen secara tahunan (year on year/yoy), diikuti volume transaksi yang melonjak 89 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
