Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BPS Tegaskan Desil Bukan Ukuran Tunggal Kondisi Ekonomi Keluarga
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti. (Dok/Istimewa)
  • BPS menegaskan desil adalah pemeringkatan kesejahteraan relatif keluarga, bukan ukuran tunggal kondisi ekonomi, pendapatan, atau kekayaan.

  • Penentuan desil menggunakan metode PMT dengan sejumlah karakteristik sosial ekonomi, termasuk perumahan, aset, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, dan disabilitas.

  • Pemerintah menguji sistem identifikasi konsumen untuk rencana pembatasan BBM subsidi bagi kelompok desil 9 dan 10 sebelum 2027.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah pembatasan BBM subsidi berdasarkan desil?
Vote Now
Per Juli 2026

DTSEN Versi 3 Tahun 2026 mencakup 290,13 juta record individu dan 95,98 juta record keluarga.

Kamis (20/8)

Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pembatasan diperkirakan menghemat anggaran sebesar 10 persen.

Senin (24/8)

Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa desil merupakan pemeringkatan relatif, bukan ukuran tunggal kondisi ekonomi keluarga.

Saat ini

Pemerintah masih menguji sistem untuk mengidentifikasi konsumen berdasarkan desil.

sebelum 2027

Pembatasan pembelian BBM subsidi bagi kelompok desil 9 dan 10 ditargetkan mulai berlaku.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah pembatasan BBM subsidi berdasarkan desil?
Vote Now
  • What?
    BPS menjelaskan desil sebagai pemeringkatan kesejahteraan relatif keluarga, sementara pemerintah menguji pembatasan pembelian BBM subsidi bagi desil 9 dan 10.
  • Who?
    Amalia Adininggar Widyasanti, Badan Pusat Statistik, pemerintah, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
  • Where?
    Jakarta.
  • When?
    Penjelasan Amalia dikutip Senin (24/8), sedangkan Purbaya menyampaikan pernyataan pada Kamis (20/8).
  • Why?
    Polemik muncul karena informasi desil dinilai masyarakat tidak menggambarkan realita dan pemerintah ingin memperbaiki penyaluran subsidi energi agar lebih tepat sasaran.
  • How?
    Desil ditentukan dengan metode statistik Proxy Means Test yang mempertimbangkan berbagai karakteristik sosial ekonomi secara bersama-sama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah pembatasan BBM subsidi berdasarkan desil?
Vote Now

Amalia dari Badan Pusat Statistik bilang desil itu urutan keluarga dari keadaan hidupnya. Urutan ini memakai banyak hal, bukan cuma uang. Pemerintah mau membatasi BBM subsidi untuk keluarga desil 9 dan 10. Sekarang, pemerintah masih mencoba sistem untuk mengenali pembeli berdasarkan desil.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah pembatasan BBM subsidi berdasarkan desil?
Vote Now

Pemutakhiran DTSEN melalui data administrasi, sensus, survei, pengecekan lapangan, serta pembaharuan masyarakat menjaga relevansi data ketika kondisi sosial ekonomi keluarga berubah. Penggunaan berbagai karakteristik dalam pemeringkatan juga memberi dasar yang lebih luas bagi kementerian dan lembaga untuk menentukan sasaran atau prioritas program sesuai tujuan dan ketentuannya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah pembatasan BBM subsidi berdasarkan desil?
Vote Now

Jakarta, FORTUNE - Merespons polemik mengenai informais desil yang dinilai masyarakat tidak menggambarkan realita, Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa angka desil merupakan suatu pemeringkatan relatif dan bukan menjadi ukuran tunggal kondisi ekonomi suatu keluarga.

“Desil menunjukkan posisi relatif suatu keluarga dibandingkan keluarga lainnya berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi. Karena itu, angka desil perlu dipahami sebagai gambaran posisi relatif dalam pemeringkatan kesejahteraan, bukan sebagai ukuran tunggal kondisi ekonomi suatu keluarga,” ujar Amalia dalam keterangan resmi, dikutip Senin (24/8).

Ia mengatakan, desil bukan menjadi ukuran absolut kemiskinan maupun nominal pendapatan atau kekayaan suatu keluarga. Sebagai contoh, keluarga pada desil 3 berarti berada dari kelompok ketiga dari sepuluh kelompok dalam pemeringkatan kesejahteraan relatif. Sehingga, keluarga dalam desil yang sama tidak selalu memiliki pendapatan, pengeluaran, maupun kondisi sosial ekonomi yang sama.

Keluarga diperingkatkan berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi, kemudian dibagi menjadi 10 kelompok yang masing-masing mencakup 10 persen keluarga. Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 adalah kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.

Amalia memaparkan, penentuan desil tidak hanya didasarkan pada penghasilan, kepemilikan satu jenis barang, daya listrik, pekerjaan, maupun satu indikator tertentu. Pemeringkatan mempertimbangkan berbagai karakteristik sosial ekonomi secara bersama-sama, antara lain kondisi perumahan sumber air minum, bahan bakar dan energi untuk memasak, kepemilikan aset, daya dan konsumsi listrik, komposisi keluarga, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, serta disabilitas.

“Berbagai informasi tersebut dipertimbangkan secara bersama-sama menggunakan metode statistik Proxy Means Test (PMT) untuk mengestimasi tingkat kesejahteraan keluarga berdasarkan karakteristik yang dapat diamati. Karena menggunakan kombinasi berbagai karakteristik, satu kondisi atau satu indikator saja tidak dengan sendirinya menentukan posisi desil suatu keluarga,” kata Amalia.

Desil berfungsi sebagai alat pemeringkatan yang membantu pemerintah mengenali kelompok masyarakat berdasarkan posisi kesejahteraan relatifnya yang dapat digunakan kementerian/lembaga sebagai salah satu dasar dalam menentukan sasaran atau prioritas program sesuai dengan tujuan dan ketentuan program.

Posisi Desil Dapat Berubah

Posisi desil dapat berubah seiring perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga. Oleh sebab itu, relevansi DTSEN terus dijaga melalui pemutakhiran data. Meski demikian, perubahan pada satu indikator juga tidak otomatis menyebabkan perubahan desil karena berbagai karakteristik dipertimbangkan sekaligus dalam proses pemeringkatan.

Pemutakhiran DTSEN dilakukan melalui berbagai sumber, seperti data administrasi, hasil sensus dan survei, pemutakhiran oleh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, pengecekan lapangan (ground check), serta pembaharuan yang disampaikan masyarakat melalui kanal yang tersedia. Per Juli 2026, DTSEN Versi 3 Tahun 2026 mencakup 290,13 juta record individu dan 95,98 juta record keluarga.

Pembatasan Subsidi BBM Berdasarkan Desil

Polemik desil muncul usai pemerintah mengumumkan rencana membatasi pembelian BBM subsidi bagi masyarakat kelompok desil 9 dan 10. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk memperbaiki penyaluran subsidi energi agar lebih tepat sasaran.

Saat ini, pemerintah masih menguji sistem untuk mengidentifikasi konsumen berdasarkan desil. Pembatasan tersebut ditargetkan mulai berlaku sebelum 2027.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa pembatasan tersebut diperkirakan akan menghemat anggaran sebesar 10 persen.

“Kita masih menghitung. Kira-kira sepersepuluh kalau nggak salah,” kata Purbaya di Jakarta, Kamis (20/8).

Sampaikan pilihanmu soal pembatasan BBM subsidi

Perlukah pembatasan BBM subsidi berdasarkan desil?

See More
Perlu diterapkan
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Tidak perlu diterapkan

Curated For You

Editorial Team

Related Article